Hasil hitung cepat Pilkada DKI Jakarta oleh Litbang Kompas yang ditayangkan Kompas.com pukul 15.58, Rabu (11/7/2012). Hasil ini sudah mencakup seratus persen data yang diambil dari sampel sebanyak 400 TPS di Jakarta.Jakarta, Indonesia (News Today) - Menjelang pemungutan suara putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012, aktivitas lembaga survei dalam memetakan calon yang berpeluang memenangkan Pilkada tidak setajam saat putaran pertama lalu.
Salah satunya adalah Lingkaran Survei Indonesia yang memutuskan untuk tidak merilis hasil surveinya pada putaran kedua ini. Padahal putaran pertama lalu, lembaga survei ini berani memprediksi calon petahana Fauzi Bowo akan menang mudah hanya dalam satu putaran.
Peneliti senior Lingkaran Survei Indonesia, Toto Izzul Fatah, mengatakan bahwa pihaknya tetap akan melakukan survei pada putaran kedua ini tapi hanya untuk keperluan kajian internal. "Survei yang akan kami lakukan hanya untuk internal. Tapi kami tetap akan melakukan quick count pada 20 September nanti," kata Toto saat dihubungi, Rabu (29/8/2012).
Ia mengungkapkan bahwa keputusan untuk tidak merilis hasil survei pada putaran kedua ini karena ada pertimbangan strategis dari pihaknya. Salah satunya adalah pergerakan suara di Jakarta yang tidak terfokus pada satu calon.
"Saat H-7 itu ada pergerakan yang cukup besar. Khususnya pada dua calon yang lolos pada putaran kedua ini," ujar Toto.
Berbeda dengan Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis), Direktur Eksekutif Puskaptif, Husin Yazid mengaku akan tetap merilis hasil survei yang telah dilakukannya kepada publik dalam waktu dekat ini.
"Kami akan tetap akan publish kok. Pasti kami akan menjadi lembaga survei yg pertama merilis survei ini," ujar Husin.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan survei seminggu sebelum Lebaran lalu. Kemudian melakukan survei tahap kedua pada pekan ini dan hasilnya akan dirilis dalam waktu dekat.
Source : kompas







0 komentar:
Post a Comment