Friday, June 15, 2012

Wah, Jepang Ingin Garap Kereta Super Cepat Jakarta-Surabaya




Jakarta, Indonesia (News Today) - Jalur ganda kereta yang sedang digarap PT Kereta Api Indonesia (KAI) menarik para investor, salah satunya dari Jepang yang tertarik menggarap kereta super cepat Jakarta-Surabaya.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perdagangan, Distribusi dan Logistik, Natsir Mansyur mengatakan, investor Jepang sudah menyatakan minatnya kepada Kadin untuk mengoperasikan kereta super cepat untuk jalur Jakarta-Surabaya.

"Mereka sudah bicarakan dengan kami (Kadin)," ujar Natsir di Kantor Kadin Pusat, Kuningan, Jakarta, Rabu (13/6/2012).

Namun untuk merealisasikan tersebut, investor Jepang masih menunggu rampungnya proyek pengerjaan jalur ganda (doube track).

"Tapi mereka masih nunggu proyek jalur ganda rampung," ucap Natsir.

Natsir mengatakan, Asosiasi Pengusaha di Jepang (Kadin Jepang) saat ini juga terus meminta data perkembangan proyek tersebut.

"Kadinnya Jepang terus memantau dan meminta data-data penunjang khususnya ke Kemenhub (Kementerian Perhubungan). Ini agar mereka bisa tahu di mana saja swasta bisa ambil peran dalam pengembangan proyek ini," jelasnya.

Diungkapkan Natsir, tidak hanya jepang, investor swasta dalam negeri pun juga berminat untuk ikut andil dalam pengembangan proyek ini.

"Tidak hanya investor asing saja seperti Jepang yang berminat. Tetapi investor dalam negeri juga berminat untuk ikut andil dalam pengembangan proyek ini," tandasnya.

Sebelumnya, swasta dan pemerintah Jepang mengaku berminat jadi investor dalam pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung senilai Rp 56 triliun. Terlebih Jepang selama ini berpengalaman di moda tranportasi ini.

Seperti dikabarkan sebelumnya, kereta cepat Jakarta-Bandung tengah digagas pemerintah. Melalui skema kerja sama public private partnership (PPP), pembangunan proyek ini menghabiskan dana Rp 56,108 triliun atau setara US$ 5,95 miliar.

Perkiraan biaya ini didapat dari hasil studi kelayakan awal yang dilakukan MLIT bersama Japan Railway Techbical Service (JARTS) dan Yachiyo Engineering Co. Ltd). Kereta ini bahkan menjanjikan waktu tempo 45 menit-50 menit karena memiliki kecepatan 210 km per jam.

Source : Detik

0 komentar:

Post a Comment

Share

Twitter Facebook