(News Today) - Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Ahmad Pekanbaru Sabtu (16/6) resmikan gedung Intalasi Elektronic Data Prosesing (IED) dan Network Operation Center (NOC), ini bertujuan untuk memudahkan akses pelayanan informasi terhadap masyarakat yang ingin berobat dirumah sakit tersebut.
Menurut Kepala Intalasi Elektronik Data Prosesing Rumah Sakit Umum Daerah tersebut, dengan adanya sistem informasi menajemen tersebut semua pengunjung ataupun masyarakat yang ingin tahu dengan rumah sakit umum ;lebih mudah diakses dengan layanan elektronik tersebut.
"Dengan adaanya sistem menajemen informasi kita ini masyarakat cukup melakukan registrasi dengan memanfaatkan layanan SMS, dan juga registrasi di Website kita, kemudian semua informasi lainnya juga bisa didapatkan di website itu," kata Vinita Kemala Hayati kepada Tribun Sabtu (16/6).
Selain bisa registrasi dengan menggunakan layanan elektronik data, pelanggan juga bisa memanfaatkan informasi yang disediakan diwebsite tersebut, salah satunya biaya perobatan, keberadaan dokter di Rumah Sakit, dan harga obat.
"Seumpamanya ada yang mau masuk rumah sakit contohnya, cukup saja di klik di website yang kami sediakan, dari situ semua informasi akan didapatkan, baik itu Dokternya, harga obat dan bisa langsung dipesan saat itu juga, tidak mesti harus meminta penjelasan di bagian Informasi dan resefsionis," kata Vinita.
Untuk tahap pertama ini, lanjut Vinita, Elektronik Data Prosesing RSUD akan menempatkan dua perangkat sistem Menejamen informasi elektroniknya di Lobi dan ruangan Intalasi Gawat Darurat RSUD.
"Dua tempat itu kita sediakan, jadi bagi masyarakat yang ingin berobat, kemudian ingin tahu informasi seputar biaya pengobatan, biaya rawat inap dan harga obat, nereka cukup membuka informasi di komputer yang disediakan didua tempat tersebut," ujar Vinita.
Dalam hal ini Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Ahmad juga bekerjasama dengan pihak ketiga yakni PT Pradipta Intimedia Selaras yang menjadi operator dari peralatan tersebut.Kerjasama tersebut akan berjalan selama lima tahun kedepan plus garansi satu tahun.
Sementara Direktur PT Pradipta Intimedia Selaras Aris Widiatmoko, kepada Tribun menjelaskan, kerjasama yang dilakukan ini merupakan bentuk kerjasama yang dibangun dengan tranfaransi tanpa ada ketertutupan tentang informasi yang ada di Sakit tersebut.
"Dengan adanya sistem informasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat ini, merupakan wujud dari transparansi pihak rumah sakit dan kami sebagai pihak ketiga dalam hal ini sangat sejalan dengan apa yang sudah digagas oleh pihak RSUD," kata Aris Widiatmoko.
Menurut Kepala Intalasi Elektronik Data Prosesing Rumah Sakit Umum Daerah tersebut, dengan adanya sistem informasi menajemen tersebut semua pengunjung ataupun masyarakat yang ingin tahu dengan rumah sakit umum ;lebih mudah diakses dengan layanan elektronik tersebut.
"Dengan adaanya sistem menajemen informasi kita ini masyarakat cukup melakukan registrasi dengan memanfaatkan layanan SMS, dan juga registrasi di Website kita, kemudian semua informasi lainnya juga bisa didapatkan di website itu," kata Vinita Kemala Hayati kepada Tribun Sabtu (16/6).
Selain bisa registrasi dengan menggunakan layanan elektronik data, pelanggan juga bisa memanfaatkan informasi yang disediakan diwebsite tersebut, salah satunya biaya perobatan, keberadaan dokter di Rumah Sakit, dan harga obat.
"Seumpamanya ada yang mau masuk rumah sakit contohnya, cukup saja di klik di website yang kami sediakan, dari situ semua informasi akan didapatkan, baik itu Dokternya, harga obat dan bisa langsung dipesan saat itu juga, tidak mesti harus meminta penjelasan di bagian Informasi dan resefsionis," kata Vinita.
Untuk tahap pertama ini, lanjut Vinita, Elektronik Data Prosesing RSUD akan menempatkan dua perangkat sistem Menejamen informasi elektroniknya di Lobi dan ruangan Intalasi Gawat Darurat RSUD.
"Dua tempat itu kita sediakan, jadi bagi masyarakat yang ingin berobat, kemudian ingin tahu informasi seputar biaya pengobatan, biaya rawat inap dan harga obat, nereka cukup membuka informasi di komputer yang disediakan didua tempat tersebut," ujar Vinita.
Dalam hal ini Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Ahmad juga bekerjasama dengan pihak ketiga yakni PT Pradipta Intimedia Selaras yang menjadi operator dari peralatan tersebut.Kerjasama tersebut akan berjalan selama lima tahun kedepan plus garansi satu tahun.
Sementara Direktur PT Pradipta Intimedia Selaras Aris Widiatmoko, kepada Tribun menjelaskan, kerjasama yang dilakukan ini merupakan bentuk kerjasama yang dibangun dengan tranfaransi tanpa ada ketertutupan tentang informasi yang ada di Sakit tersebut.
"Dengan adanya sistem informasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat ini, merupakan wujud dari transparansi pihak rumah sakit dan kami sebagai pihak ketiga dalam hal ini sangat sejalan dengan apa yang sudah digagas oleh pihak RSUD," kata Aris Widiatmoko.
Source : Tribunpekanbaru.com








0 komentar:
Post a Comment