Bomber Jerman Mario Gomez (kanan) melesakkan bola ke gawang kiper Belanda Maarten Stekelenburg di Stadion Metalist, Kharkiv.Pertandingan Jerman vs Belanda tersebut berlangsung di Kharkiv, Ukraina, Rabu (13/6). Laga tersebut berakhir untuk kemenangan Jerman dengan 2-1 (2-0).
Ujung tombak Jerman yang punya dua kewarganegaraan, Jerman dan Spanyol, karena ayahnya, Pepe Gomez yang asal Granada, Spanyol, serta ibunya, Christel Roth yang asal Jerman itu, membuktikan diri bahwa dirinya mesin gol sejati.
Memang tidak seperti biasanya, sebab kali ini kedua gol Gomez ke gawang Belanda itu bukan diciptakan melalui kepalanya. Tetapi lewat tendangan keras kaki kanannya. Kedua sepakannya memperdaya kiper Maarten Stekelenburg.
Hanya, Gomez harus berterima kasih kepada rekannya di Bayern Muenchen, Bastian Schweinsteiger yang melepaskan kedua asis. Sehingga Gomez, pemain terbaik Jerman 2007 itu mampu menciptakan gol pada menit ke-24 dan ke-38.
Kerja sama mematikan Schweini, panggilan Schweinsteiger, dengan Gomez, layak dimengerti karena kedua pemain juga rekan di Bayern. Tak heran Schweini tahu bagaimana harus melayani ”Super Mario”, agar striker itu mampu menjadi hulu ledak tim Panser.
Dan Gomez terbukti mampu menjawabnya. Terhitung, hingga Jerman menjalani laga kedua Piala Eropa 2012 ini, Gomez juga sudah menjadi pencipta gol terbanyak dengan tiga gol. Satu gol lainnya menjadi gol kemenangan atas Portugal.
Segera ditarik keluar
Dengan ketiga gol yang diciptakan tersebut, berarti Gomez yang sudah memperkuat Jerman sejak masih berusia 17 tahun itu, telah menyumbangkan 25 gol untuk tim Panser, dari 56 kali penampilan.
Tentu dengan usia yang baru mencapai 26 tahun, Gomez masih akan menambah koleksi golnya untuk Jerman. Itu sebabnya, begitu melihat Belanda tak kuasa mengimbangi Jerman lagi, Pelatih Joachim Loew langsung menarik Gomez keluar lapangan pada menit ke-72, untuk diganti dengan Miroslav Josef Klose.
Jelas Loew ingin Gomez dapat memperoleh waktu istirahat yang sedikit lebih banyak, sekaligus menghindarkan Gomez dari cedera. Ini penting agar Gomez dapat kembali membobol gawang Denmark yang akan menjadi lawan terakhir Jerman di Grup B, Senin (18/6) nanti di Lviv, Ukraina.
Sekali pun Gomez sudah menjadikan Jerman sebagai tim pertama dengan satu kaki di perempat final Piala Eropa 2012 Polandia-Ukrania, tetapi tentu Gomez tidak ingin melihat timnya kalah di tangan tim ”Dinamit” Denmark. Ia masih ingin terus membombardir lawannya dengan gol-gol sarat kesan.
Source : kompas







0 komentar:
Post a Comment