Gelandang Portugal, Cristiano Ronaldo (kanan), melepaskan tembakan yang berujung gol pertamanya (dari dua) ke gawang Belanda, pada matchday ketiga Grup B, di Metalist Stadium, Minggu (17/6/2012). Ronaldo melonjak kegirangan. Gol pada menit ke-28 itu bukan hanya membuat Portugal menyamakan kedudukan menjadi 1-1, melainkan juga gol perdananya di ajang Piala Eropa 2012, Minggu (17/6/2012) di Kharkiv.
Setelah dua laga tanpa gol, Ronaldo membuktikan diri masih menjadi penyerang yang produktif. Di laga ini Ronaldo mencetak dua gol dan membawa Portugal menang 2-1 atas Belanda.
Bagi Portugal, kemenangan ini membawanya lolos ke delapan besar mendampingi Jerman yang menjadi juara Grup B. Bagi Belanda, kekalahan ini adalah malapetaka. Finalis Piala Dunia 2010 itu langsung tersingkir dari penyisihan grup dengan tiga kekalahan beruntun.
Belanda yang membutuhkan keajaiban untuk lolos dari grup B mengambil inisiatif serangan. Pelatih Bert van Marwijk memainkan Rafael van der Vaart, Klaas-Jan Huntelaar, dan Ron Vlaar, yang biasanya menjadi pemain cadangan, agar serangan menjadi lebih tajam.
Strategi ini membuat Belanda dominan di sepuluh menit pertama. Pada menit ke-11, Arjen Robben menusuk dari sayap kanan dan melepaskan umpan ke Van der Vaart yang berada sedikit di luar kotak penalti.
Pemain Tottenham Hotspur itu menyambut umpan dengan tendangan keras ke sudut kanan gawang Portugal. Kiper Rui Patricio yang menjaga sisi kiri gawangnya gagal menjangkau bola dan Belanda unggul 1-0.
Ketinggalan satu gol membuat para pemain Portugal bangkit dan menyerang. Ronaldo mendapat dua peluang, tetapi tendangan kerasnya membentur tiang gawang dan sundulannya melenceng ke sisi kiri gawang.
Pada menit ke-17, bek Gregory Van Der Wiel salah memberi umpan ke Helder Postiga. Namun, Postiga yang tinggal berhadapan dengan Stekelenburg gagal mencetak gol karena tendangannya melenceng.
Ronaldo akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-28. Sejak gol itu terjadi, permainan Portugal semakin agresif untuk menambah gol dan memastikan tiket ke perempat final.
Ronaldo mendapat dua peluang lagi, tetapi tendangan kerasnya dari luar kotak penalti diblok kiper Stekelenburg dan sundulannya melenceng lagi.
Di babak kedua, giliran Portugal yang mengatur ritme permainan. Tekanan Portugal lebih banyak dilakukan melalui kedua penyerang sayapnya, Ronaldo dan Nani. Pada menit ke-55, Joao Moutinho melepaskan tembakan langsung, tetapi masih meleset ke sisi kiri gawang.
Pada menit ke-60, Ronaldo berhasil lepas dari kawalan dan melepaskan umpan bagi Postiga. Ujung tombak Portugal itu langsung menjebol gawang Belanda, tetapi golnya dianulir karena terlebih dulu terjebak offside.
Fabio Coentrao dan Nani kembali mendapat kesempatan saat berhadapan dengan kiper, tetapi tendangan keduanya berhasil diblok kiper Stekelenburg.
Usaha Portugal menambah gol baru berhasil pada menit ke-74, ketika Nani menerima umpan terobosan dari tengah dan melepaskan umpan silang ke Ronaldo yang berada di sisi kiri. Ronaldo mengontrol bola dengan kaki kirinya untuk mengecoh bek dan menendang dengan kaki kanannya untuk menaklukkan kiper Stekelenburg kedua kalinya serta mengubah skor menjadi 2-1.
Belanda mencoba membalas melalui Van der Vaart, tetapi tendangan melengkungnya mengenai mistar. Pada menit ke-88, Robin van Persie mendapat umpan terobosan dan tinggal berhadapan dengan kiper Patricio, tetapi tendangannya masih meleset ke sisi kiri gawang.
”Kami menunjukkan betapa bersatunya kami sebagai sebuah tim. Tidak mudah bangkit setelah memulai dengan kekalahan. Kuncinya adalah pertahanan dan kerendahan hati kami,” kata gelandang Portugal, Miguel Veloso.
Source : AFP, AP







0 komentar:
Post a Comment