Jakarta, Indonesia (News Today) - Efrina, ibunda dari korban Sukhoi Superjet 100 Anggraeni Fitria-pramugari Sky Aviation, makin menangis histeris ketika melihat jenazah anaknya yang berada di dalam peti jenazah di RS Polri Sukanto, Kramatjati. Bahkan tangisan Efrina lebih kencang dari saat pertama kali tiba sekitar beberapa waktu lalu.
Sekitar pukul 14.00 WIB, Efrina bersama seorang kerabatnya menuju ke ruangan antemortem tempat para jenazah korban Sukhoi Superjet 100 disemayamkan. Seorang petugas jenazah yang menemani Efrina langsung membantu menemukan peti jenazah anaknya tersebut.
Saat dibuka dan melihat ke dalam peti jenazah, Efrina langsung menangis histeris dan kencang. Tangisan Efrina sontak membuat puluhan wartawan langsung menuju ke tempatnya. "Huuhuuuuhuuuhuuuhuu," teriak Efrina di RS Polri Sukanto, Kramatjati, Jakarta, Selasa (22/5/2012).
Seorang kerabat yang berada didekatnya langsung memeluk Efrina dan membawanya ke pos Ante-mortem. Efrina datang dengan mengenakan baju batik berwarna hijau dan berkerudung cokelat.
Sebelumnya, Efrina datang bersama suami, anak Anggraeni yang berumur 5 tahun dan suami Anggraeni. Begitu tiba di RS Polri, Efrina langsung menangis. Peti-peti jenazah korban Sukhoi Super Jet 100 akan dipindahkan dari RS Polri Kramatjati ke Bandara Halim Perdanakusumah pada petang ini. Keluarga sebelumnya telah diminta mengumpulkan perlengkapan pemakaman ke tim Disaster Victim Identification (DVI) seperti foto dan kata-kata terakhir.
Sekitar pukul 14.00 WIB, Efrina bersama seorang kerabatnya menuju ke ruangan antemortem tempat para jenazah korban Sukhoi Superjet 100 disemayamkan. Seorang petugas jenazah yang menemani Efrina langsung membantu menemukan peti jenazah anaknya tersebut.
Saat dibuka dan melihat ke dalam peti jenazah, Efrina langsung menangis histeris dan kencang. Tangisan Efrina sontak membuat puluhan wartawan langsung menuju ke tempatnya. "Huuhuuuuhuuuhuuuhuu," teriak Efrina di RS Polri Sukanto, Kramatjati, Jakarta, Selasa (22/5/2012).
Seorang kerabat yang berada didekatnya langsung memeluk Efrina dan membawanya ke pos Ante-mortem. Efrina datang dengan mengenakan baju batik berwarna hijau dan berkerudung cokelat.
Sebelumnya, Efrina datang bersama suami, anak Anggraeni yang berumur 5 tahun dan suami Anggraeni. Begitu tiba di RS Polri, Efrina langsung menangis. Peti-peti jenazah korban Sukhoi Super Jet 100 akan dipindahkan dari RS Polri Kramatjati ke Bandara Halim Perdanakusumah pada petang ini. Keluarga sebelumnya telah diminta mengumpulkan perlengkapan pemakaman ke tim Disaster Victim Identification (DVI) seperti foto dan kata-kata terakhir.
Source : Detik








0 komentar:
Post a Comment