Pasuruan, Indonesia (News Today) - Kecelakaan maut terjadi di jalur tengkorak di Kabupaten Pasuruan. Sebuah bus yang mengangkut rombongan siswa asal SMPN 5 Bangkalan, Madura, terjun ke sungai. Akibat kejadian itu, dua siswa tewas di tempat kejadian, sementara belasan penumpang lainnya mengalami luka ringan.Dua siswa yang meninggal di lokasi adalah Marcelia (15) asal Perum Candraland Bangkalan dan Erik Fathoni (15) asal Desa Kemayoran, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.
Rombongan siswa asal SMPN 5 Bangkalan itu tidak menyangka jika agenda rekreasi libur panjang seusai ujian nasional yang dihabiskan di Kota Batu, Malang, harus berakhir duka.
"Kami tak menduga kalau jadinya begini," ujar Angga, siswa yang mengalami luka ringan.
Dari penuturan saksi lainnya, kejadian itu berlangsung begitu singkat. Bus pariwisata Rio bernomor polisi H 1581 AG yang dikemudikan Tumono (45) melintas cepat dari arah Malang menuju Surabaya, tepatnya di Km 66 Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Saat akan menyalip, tiba-tiba bus langsung terjun bebas dan masuk sungai yang berada di pinggir jalan.
"Seingat saya bus itu akan menyalip, tapi tiba-tiba langsung nyungsep ke sungai," ujar Salahuddin, salah satu guru yang turut menjadi korban luka.
Pihak kepolisian yang datang ke lokasi menduga bahwa kecelakaan disebabkan ban selip. Kondisi jalan yang menurun tersebut licin dan berbarengan hujan deras.
"Di jalur ini, kecelakaan kerap kali terjadi, apalagi kalau hujan seperti ini. Aspalnya licin" ujar Wakil Kepala Polres Pasuruan Komisaris Soenardi.
Untuk kepentingan penyelidikan kasus kecelakaan tersebut, petugas kepolisian telah menahan sopir dan kondekturnya. "Bagi korban yang mengalami luka-luka ringan, mereka langsung dirawat ke puskesmas terdekat," pungkasnya.
Source : kompas







0 komentar:
Post a Comment