Kediri, Indonesia (News Today) - Sesosok mayat wanita ditemukan mengapung dalam sumur sedalam 30 meter di Desa Sumberejo, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Kali pertama, mayat ditemukan oleh Sunardi (39), sekaligus pemilik sumur. Sunardi menuturkan, penemuan tersebut bermula ketika ia baru saja pulang dari ladang sekitar pukul 09:15 Wib, kemarin. Saat itu, ia hendak memberi minum ternaknya.
Ketika mengambil air di sumur yang terletak di samping rumahnya, ia merasa airnya susah diambil. "Tali timba seperti nyantol sesuatu, saat itu juga sedikit bau. Saya ambil lampu senter untuk lihat airnya, ternyata ada orang ngapung," kata Sunardi.
Yakin bahwa benda yang mengapung adalah orang, ia segera berlari memanggil Ketua RT setempat. Warga segera berdatangan disusul polisi kemudian. "Sebelumnya tidak ada bau atau tanda-tanda apa-apa. Dia (mayat) juga bukan keluarga saya," kata Sunardi.
Petugas yang datang dengan dibantu warga kemudian melakukan evakuasi pengangkatan mayat dengan menggunakan tali tambang ukuran besar. Kedalaman sumur sempat membuat petugas evakuasi kesulitan.
Setelah berhasil diangkat, mayat berjenis perempuan dan dalam kondisi tubuh membengkak dan kulit melepuh itu bukanlah warga sekitar. Mayat yang masih mengenakan pakaian lengkap tersebut belakangan diketahui atas nama Sunarsi (40), warga Desa Satak, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri.
"Dari pemeriksaan para saksi, korban sejak beberapa hari lalu tengah mengunjungi mertuanya, Ponirah, yang tengah sakit di desa ini. Lalu, sejak Jum'at kemarin, dia menghilang dan diketemukan sudah menjadi mayat ini," kata Kasatreskrim Polres Kediri, Ajun Komisaris I Wayan Winaya.
Pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematiannya, oleh sebab ittu mayat kemudian dibawa ke rumah sakit Bhayangkara, Kota Kediri untuk dilakukan otopsi. "Kita belum bisa pastikan penyebabnya, tunggu otopsi. Hanya saja, dilokasi juga ditemukan beberapa barang korban yang masih utuh, ada uang Rp.964.000," kata Wayan.
Source : kompas







0 komentar:
Post a Comment