Bertanding di Bay Arena, Leverkusen unggul lebih dulu pada menit ke-33. Dari luar kotak penalti, Michal Kadlec melepas tembakan kaki kiri keras yang tak mampu dihentikan kiper Rene Adler.
Kegembiraan tuan rumah tak bertahan lama. Selang 9 menit, Giuseppe Rossi berhasil menyamakan kedudukan. Dengan ketenangannya, Rossi mengeksekusi bola ke tengah gawang Leverkusen dan gol, 1-1.
Gol ini menjadi momentum menyerang tim tamu. Carlos Marchena dan kawan-kawan terus menggempur pertahanan lawan dan usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-70. Adalah Nilmar yang memberikan bencana ke gawang Leverkusen melalui penyelesaian akurat kaki kanannya.
Unggul satu gol membuat Villarreal lengah. Pada akhirnya, mereka harus membayar mahal kesalahan ini dengan gol Gonzalo Rondon Castro pada menit ke-72, skor pun berubah menjadi 2-2.
Gol penentu kemenangan Villarreal akhirnya lahir di masa injury time. Melalui sontekan lihainya, Nilmar mengirim bola ke gawang tuan rumah dan gol, 3-2.
Susunan pemain
Bayer Leverkusen: Rene Adler; Gonzalo Rondon Castro, Michal Kadlec, Daniel Schwaab, Stefan Reinartz, Domagoj Vida; Simon Rolfes, Soares Renato Augusto, Arturo Vidal; Sidney Sam (Nicolai Jorgensen 76), Eren Derdiyok (Stefan Kiessling 46)
Villarreal: Diego Lopez; Carlos Marchena, Mario Perez, Gonzalo, Jose Manuel Catala, Mateo Pablo Mussachio; Borja Valero, Soriano Llido Bruno, Wakaso Mubarak (Santi Cazorla 64); Giuseppe Rossi (Nilmar 69), Marco Gaston Ruben (Joan Oriol 83)
Source : kompas







0 komentar:
Post a Comment