"Bencana erupsi Gunung Merapi beberapa waktu lalu mengakibatkan masyarakat ataupun pengusaha hotel dan restoran rugi cukup besar. Namun, bencana tersebut tidak menyurutkan mereka untuk tetap taat memenuhi kewajiban membayar pajak," kata Bupati Sleman Sri Purnomo, Senin (3/1/2011).
Walaupun pada akhir tahun ini terjadi bencana erupsi Gunung Merapi, capaian pajak hotel dan restoran sampai 29 Desember 2010 telah melampaui terget yang ditetapkan.
"Pajak hotel telah mencapai Rp 22,48 miliar melebihi 5,37 persen dari target sebesar Rp 21,3 miliar, sementara pajak restoran terhimpun Rp 10,19 miliar atau lebih 17,3 persen dari target sebesar Rp 8,68 miliar," katanya.
Pemkab Sleman memberikan apresiasi dan penghargaan kepada lima wajib pajak hotel dan lima wajib pajak restoran yang menjadi panutan bagi wajib pajak lain dengan pengembalian sebagian dari pembayaran pajak.
"Pengembalian ini merupakan salah satu bentuk penghargaan dan perhatian Pemkab Sleman kepada wajib pajak yang taat melaksanakan administrasi perpajakan, patuh melaksanakan perda, dan memiliki tanggung jawab atas kewajiban yang harus dilaksanakan," katanya.
Sri Purnomo mengatakan, meskipun jumlah pengembalian sebagian pungutan pajak ini tidak besar, hal tersebut diharapkan tidak dilihat dari jumlahnya, tetapi merupakan ungkapan rasa terima kasih atas terjalinnya kerja sama selama ini.
"Kami juga mengharapkan, pengembalian pajak hotel dan restoran ini dapat memberikan motivasi kepada wajib pajak untuk senantiasa membayarkan pajaknya dengan tertib administrasi dan tepat waktu," katanya.
Bencana letusan Gunung Merapi yang merupakan salah satu local point dari obyek dan daya tarik wisata di Kabupaten Sleman telah menimbulkan kerusakan, baik sarana maupun prasarana pendukungnya.
"Kerusakan yang dialami sektor pariwisata setidaknya tercatat mencapai Rp 7,488 miliar, sedangkan kerugian yang dialami, baik berupa hilangnya pendapatan maupun potensi pendapatan yang seharusnya diterima adalah sebesar Rp 70,5 miliar," katanya.
Source : kompas







0 komentar:
Post a Comment