Tuesday, September 21, 2010

Warga Marah, Jalan Ditanami Pohon Pisang




Nganjuk, Indonesia (News Today) - Warga Desa Tanjungtani, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Senin (20/9/2010) siang, marah. Mereka menanami jalan desanya sepanjang 2 kilometer dengan sekitar 150 pohon pisang. Pohon-pohon pisang itu ditanam di tengah jalan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk kekecewaan warga kepada pemerintah karena hingga sekarang tidak segera mengaspal jalan di sana, padahal sudah dijanjikan sejak tahun 2007.

Sisi kanan dan kiri jalan adalah sungai dan licin saat hujan. Selama Lebaran lalu, tujuh pengendara motor masuk sungai akibat tergelincir di jalan itu.

Berdasarkan data dari lokasi, aksi puluhan warga tersebut dilakukan sekitar pukul 12.00 WIB. Dengan membawa cangkul dan sabit, warga menancapkan pohon pisang di tengah jalan yang sekarang kondisinya masih berbatu.

Ketua RW XI Dusun Gedong, Kusnadi mengatakan, pada tahun 2007, pemerintah berjanji akan segera mengaspal jalan yang menghubungkan tiga desa, yaitu Tanjungtani, Teguran, dan Turi. Bahkan, pemerintah sempat melakukan pengukuran di lokasi. Kenyataannya, hingga saat ini rencana tersebut belum juga terealisasi.

“Katanya 2007, lalu mundur 2009, mundur lagi 2010, lha sekarang katanya mau diundur lagi 2011. Kami sudah cukup bersabar,” kata Kusnadi dengan nada tinggi sebagai bentuk kekecewaannya.

Kepala Desa (Kades) Tanjungtani Sujiyanto khawatir akan timbul banyak korban yang terpeleset dan jatuh ke sungai jika jalan tak segera diaspal. “Setiap kami tanyakan kapan realisasinya kepada pemerintah, selalu saja ditunda tanpa ada alasannya,” kata Sujiyanto di lokasi.

Ia juga mengancam akan melakukan aksi lebih besar lagi jika permintaan warga tidak segera dikabulkan. Malah, Sujiyanto mengancam akan mengerahkan warganya ngluruk pendopo bupati untuk menyampaikan unek-uneknya.

Sementara itu, meskipun warga tampak emosi, aksi tersebut berjalan damai. Selesai menanami jalan dengan pohon pisang, warga membubarkan diri ke rumah masing-masing.

Source : kompas

0 komentar:

Post a Comment

Share

Twitter Facebook