Showing posts with label Buat. Show all posts
Showing posts with label Buat. Show all posts

Friday, October 31, 2014

Kafein Buat Rambut Cepat Panjang ?



(News Today) - Mengonsumsi kafein memang terbukti dapat mengusir kantuk. Kafein pun disinyalir bersifat adiktif yang membuat penikmatnya merasa ketagihan. Namun, ternyata kafein memiliki manfaat lain terhadap tubuh. 

Sebuah studi terbaru menunjukkan kafein dapat merangsang pertumbuhan rambut. Kafein yang masuk ke dalam tubuh bekerja menyasar ke DHT, hormon yang bertanggung jawab atas kerontokan rambut. 

"DHT membatasi kemampuan folikel untuk menghasilkan pertumbuhan rambut. 
Kafein membuat sel rambut menghasilkan ATP (zat energi dalam sel biologi manusia) dan membantu folikel berada pada fase pertumbuhan anagen, yakni fase aktif pertumbuhan folikel rambut. Sel pada akar rambut terbagi secara cepat dan menambah jumlah batang rambut. Selama fase ini, rambut dapat tumbuh sekitar 1 sentimeter setiap 28 hari," ujar Robert Dorin, anggota American College of Osteopathic Family Physicians (ACOFP) dari True & Dorin Medical Group. 

Lebih lanjut, dr Dorin mengungkapkan, kafein dapat menstimulasi pertumbuhan batang rambut dan memperpanjang siklus pertumbuhan rambut. Di samping itu, kafein juga menstimulasi matriks keratinosit, sel yang bertanggung jawab atas pertumbuhan rambut. 

Meskipun demikian, lanjut dr Dorin, Anda tidak akan memperoleh manfaat pertumbuhan rambut hanya dengan mengonsumsi segelas kopi. Cara terbaik untuk memperoleh batang rambut yang baik dan kuat dengan kafein adalah dengan perawatan yang efektif hingga terserap ke dalam folikel rambut. 

"Produk berkafein terbaik untuk digunakan adalah produk yang menempel dan tetap berada di rambut Anda untuk keefektifan yang sempurna," sebut dr Dorin. 

Selanjutnya, dia menyarankan Anda untuk menggunakan hair spray yang mengandung kafein. Sebab, tak hanya baik dalam menata rambut, produk ini juga dapat menumbuhkan rambut lebih cepat. 

Sumber: http://www.dailymakeover.com/trends/hair/caffeine-hair-growth/

Source : kompas

Wednesday, October 29, 2014

Studi Membuktikan, Orang Narsis Buat Lingkungan Sekitarnya Jengkel



(News Today) - Seiring waktu, di sekitar kita semakin banyak ditemukan orang narsis. Orang yang memiliki sifat narsistik ini tidak hanya yang gemar memotret diri sendiri lalu mengunggahnya di media sosial, tapi juga gemar membanggakan dirinya sendiri pada orang lain. 

Jennifer Golbeck, Profesor, University of Maryland, Amerika Serikat, mengungkapkan dalam penelitian-penelitian terdahulu, orang-orang bersifat narsis tidak jarang dibenci oleh orang-orang yang mengenalnya. Sebab, orang-orang ini sering menjelek-jelekkan orang lain untuk menjaga opini yang tinggi terhadap dirinya sendiri. 

Namun demikian, sebuah penelitian baru menunjukkan dua tipe sifat narsis dan bagaimana kebencian orang di sekitarnya terhadap mereka. 

Tipe narsistik pertama adalah narsis yang suka bicara berlebihan mengenai diri sendiri. Orang yang memiliki sifat narsis tipe ini biasanya yakin bahwa mereka superior dan lebih baik dari orang lain.

"Orang-orang narsis tipe ini biasanya bersifat ekstrovert, mempesona, tapi juga menyebalkan. Mereka awalnya bersikap penuh percaya diri dan mengesankan, namun kurang memiliki rasa menghargai orang lain yang menyebabkan kebencian orang lain," ujar Golbeck. 

Adapun tipe sifat narsis kedua adalah narsis yang mudah terancam. Mereka yang memiliki sifat narsis tipe ini memiliki rasa tinggi hati dan cenderung defensif. Tipe ini lebih suka mengasingkan diri dari lingkungannya, arogan, dan memiliki sikap bermusuhan. 

Untuk meneliti, para ahli mengamati kelompok pelajar yang saling mengenal satu sama lain. Para pelajar menominasikan orang yang disukai dan tidak disukai di kelompoknya itu. Mereka bisa mendaftarkan sebanyak mungkin atau sesedikit mungkin orang di setiap kategori sesuai keinginan mereka. 

Hasilnya, kedua tipe narsis tersebut di atas masuk dalam kategori sangat tidak disukai, namun para pelajar yang narsis juga banyak membenci teman sebayanya. 

Namun demikian, ada perbedaan antara dua tipe narsis tersebut. Pelajar yang termasuk tipe narsis, gemar membesar-besarkan diri dan  masuk dalam kategori yang dibenci. Sementara itu, tipe narsis yang mudah terancam pun dibenci, namun tak sebanyak siswa yang suka membesar-besarkan dirinya. 

"Meskipun kedua tipe sifat narsis tidak dapat menyesuaikan diri ke lingkungan sosialnya, tipe narsis yang suka membesar-besarkan diri lebih banyak dibenci. Kami menyarankan agar para orang narsis dapat menyatu dengan kelompok sosialnya," papar Golbeck. 

Source : kompas

Share

Twitter Facebook