Kefamenanu (News Today) - Gisela Ukat, bocah berusia sepuluh tahun asal Desa Fatuneno, Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur harus menahan sakit akibat benjolan di mata kanannya yang semakin hari kian membesar dan mulai menutupi matanya akibat penyakitnya itu.
Siswi kelas V SDK Fatuneno ini sudah lebih dari dua minggu tidak masuk sekolah karena dirawat secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu. Sejak dirawat dari hari pertama sampai saat ini, kondisi matanya tidak mengalami perubahan, bahkan malah semakin bertambah parah.
Dokter setempat juga sampai angkat tangan karena kekurangan tenaga ahli penyakit mata dan peralatan rumah sakit yang minim sehingga menurut rencana Gisela akan dirujuk ke Jakarta.
"Pada saat Gisela lahir memang sudah ada bintik putih di matanya sehingga mata sebelah kanannya sudah kabur dan tak bisa melihat. Namun bengkak ini muncul dua minggu yang lalu saat dia terjatuh, dan matanya terbentur pada hari Kamis 16 Agustus 2012 lalu. Keesokan harinya matanya mulai membengkak sampai hari ini sehingga kami langsung bawa ke rumah sakit," jelas Selviana Elarice Tefa (40), ibu kandung Gisela, Rabu (29/8/2012).
Menurut Selviana yang didampingi suaminya, Paulus Ukat, anak mereka itu sejak kecil tidak pernah mengeluh sakit di matanya sehingga keduanya menganggap Gisela normal seperti kebanyakan anak-anak yang lain.
"Kami berharap pemerintah atau ada pihak lain bisa membantu menyembuhkan penyakit anak kami ini, karena setelah seminggu lebih dirawat, kondisi anak kami tetap seperti ini, sehingga dokter menyarankan kami agar Gisela dioperasi saja di Jakarta. Mau ke Jakarta kami tentu kesulitan biaya karena kami hanyalah petani kecil yang serba kekurangan," urai Paulus diamini Selviana.
Gisela yang ditemui di bangsal anak, RSUD Kefamenanu terus menangis dan memeluk ibunya seolah tak mau melepaskannya. Dokter Spesialis Anak RSUD Kefamenanu Dr. Mervin Tri Hadianto mengatakan penyakit pada mata Gisela tersebut adalah Retinoblastoma, yakni penyakit kanker yang berasal dari retina mata yang menyerang pada anak-anak.
"Kondisi mata pada Gisela memang terkena kanker Retinoblasma. Selain itu, matanya juga terkena Selulitis Orbitalis yakni adanya radang yang meluas di jaringan sekitar bola mata. Jadi sementara ini kita redakan dengan antibiotik dulu untuk infeksinya, kemudian untuk selanjutnya memang harus operasi mata dan itu harus dilakukan di rumah sakit di Jakarta karena di sini peralatan masih terbatas," jelas Mervin.
Source : kompas







0 komentar:
Post a Comment