Wednesday, July 18, 2012

"Garuda Muda" Menjanjikan




Pemain tim nasional Jepang U-22 Hirato (kiri) dihadang dua pemain Australia Connor Edward dan Daniel Petkovski dalam pertandingan Piala Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) U-22 Kualifikasi Grup E di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Riau, Minggu (15/7). Jepang menang telak 5-0 atas Australia. Dengan hasil ini, Jepang meraih poin sempurna 15 dari lima kemenangan pada lima partai di Grup E Kualifikasi Piala AFC U-22.

Jakarta, Indonesia (News Today) - Tim nasional Indonesia U-22 tampil mengesankan saat menundukkan Singapura, 2-0, di laga terakhir kualifikasi Grup E Piala Asia U-22, Minggu (15/7/2012). Indonesia bertengger di peringkat ketiga grup dengan nilai sembilan, tetapi tidak mungkin lolos ke putaran final melalui jalur peringkat tiga terbaik.

Kemenangan tim ”Garuda Muda” ini sekaligus mengubur kans Singapura menggeser Australia di peringkat kedua untuk lolos ke putaran final. Singapura bisa lolos ke final jika menang atas Indonesia karena Australia dikandaskan Jepang 0-5.

Namun, Indonesia yang tampil demi harga diri bangsa menjadi tim yang lebih layak menang. ”Garuda Muda” yang didukung ribuan penonton di Stadion Utama Riau tampil agresif sejak awal.

Bomber Agung Supriyanto memborong dua gol kemenangan Indonesia. Namun, pemain berusia 20 tahun yang juga prajurit TNI Angkatan Darat dari Kesatuan Resimen Induk Militer Kodam III Siliwangi itu harus menerima kartu merah, satu menit menjelang laga bubar karena terpancing emosi saat berebut bola dengan pemain Singapura. Agung yang berpotensi menjadi bintang masa depan Indonesia masih harus belajar mengendalikan emosi.

Penyerang klub Divisi Utama PPSM Kartika Nusantara Magelang ini menjadi ancaman mematikan bagi Singapura berkat dukungan Hendra Adi Bayauw dan Fandi Eko Utomo yang beroperasi di sisi lebar lini depan. Kerja sama tiga pemain serang ini berkali-kali mengancam gawang Singapura, tetapi penyelesaian mereka belum tenang.

Peran gelandang Rasyid Bakrie sangat krusial dengan memotong bola lawan dan menekan lawan saat kehilangan bola. Pemain tengah PSM Makassar ini sangat efisien menjadi penghubung lini tengah dan depan.

Tim nasional U-22 ini merupakan cikal bakal timnas U-23 SEA Games Myanmar 2013. Permainan tim polesan Pelatih Aji Santoso ini menjanjikan. Penambahan pengalaman bertanding melalui serangkaian uji coba internasional akan mengasah teknik dan mental para pemain.

Jepang sempurna

Jepang lolos ke putaran final dengan nilai sempurna setelah menggulung Australia 5-0 (3-0). Jepang menyapu bersih lima pertandingan Grup E dengan mengalahkan Indonesia, Singapura, Makau, Timor Leste, Australia.

Seperti saat melawan Indonesia, para pemain Jepang bermain sabar dalam membangun serangan melalui umpan-umpan pendek satu-dua sentuhan.

”Target kami ke Indonesia tidak muluk-muluk, cukup lolos ke putaran final. Itu saja. Dapat menjadi juara grup lebih baik lagi. Di putaran final, kami hanya berharap para pemain dapat memberikan yang terbaik dari yang mereka miliki,” ujar Pelatih Jepang Yoshida.

Sriwijaya tangguh

Sriwijaya FC kembali menunjukkan ketangguhan sebagai tim juara dengan memenangi laga Perang Bintang di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang. Juara Liga Super Indonesia itu menang 4-3 melalui adu penalti setelah skor 1-1 bertahan hingga 2 x 45 menit. Kiper Rifky Mokodompit menjadi pahlawan Sriwijaya FC dengan menepis dua penalti tim All Stars.

Source : kompas

0 komentar:

Post a Comment

Share

Twitter Facebook