Wednesday, April 18, 2012

Foke Disentil Komentator Sepak Bola Eropa




Foto capture Gubernur DKI Fauzi Bowo bersama seorang gadis yang sedang mengacungkan jari tengah, yang beredar di twitter ramai menjadi perbincangan di jejaring sosial itu.

(News Today) - Ini sisi lain dari perhelatan laga putaran pertama semifinal Liga Champions, Bayern Muenchen versus Real Madrid, di Stadion Fußball Arena, Muenchen, Selasa (17/4/2012) atau Rabu dini hari WIB tadi, yang berakhir dengan kemenangan Muenchen 2-1.

Nama Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo ternyata ngetop di dunia berkat acungan jari tengahnya, dan menjadi bahan sentilan salah satu komentator laga itu di media Inggris. Sentilan terhadap pria yang akrab disapa "Foke" itu disampaikan wartawan senior dan Kepala Penulis Sepak Bola harian Inggris Guardian Paul Doyle saat memandu laporan langsung (live commentary) dalam situs internet media Inggris tersebut, seperti bisa dibaca di sini.

Doyle memang tidak menyebut secara eksplisit nama "Foke", tetapi dalam komentarnya ia memberi pertautan pada berita soal salam jari tengah yang dimuat salah satu laman media Indonesia berbahasa Inggris.

Sentilan komentator sepak bola pada laman Guardian terkait acungan jari tengah "Foke" itu dilontarkan sekitar menit ke-42 saat Pelatih Real Madrid Jose Mourinho mempertanyakan pada perangkat pertandingan soal lemparan ke dalam yang tidak diberikan pada Madrid.

"Dr Howard memberi isyarat 'agar Mourinho tidak berisik'. Catatan buat politisi Indonesia, ini bukan isyarat itu," tulis Doyle dalam live commentary-nya dengan memberi pertautan pada berita acungan jari tengah Gubernur DKI tersebut.

Foto Foke mengacungkan jari tengah beredar di jejaring sosial beberapa hari lalu. Saat dikonfirmasi soal foto tersebut, orang nomor satu di Jakarta itu mengaku tidak tahu arti acungan jari tengah tersebut. "Saya enggak ngerti acara begituan. Sampai sekarang juga enggak ngerti. Memang semua anak band seperti itu?" ujar Foke kepada wartawan, seusai inspeksi dadakan ke SMA Negeri 89, Jakarta, Senin (16/4/2012).

Source : Guardian

0 komentar:

Post a Comment

Share

Twitter Facebook