Showing posts with label yang. Show all posts
Showing posts with label yang. Show all posts

Friday, October 31, 2014

Demi Kenyamanan, Kepolisian Ingin Seragam yang Lebih Tipis



Bandung (News Today) - Tekstil atau kain yang berbahan dasar polyester banyak digunakan untuk busana berupa jas atau mantel. Selain itu, tekstil polyester ternyata juga banyak digunakan untuk membuat pakaian seragam berbagai instansi, termasuk militer dan kepolisian. 

PT Trisula Textile Industries merupakan salah satu perusahaan tekstil yang memproduksi tekstil untuk pakaian seragam dan  dipercaya untuk memproduksi tekstil untuk TNI Angkatan Laut serta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). 

"Kami sejak tiga tahun lalu dipercaya untuk memproduksi kain untuk seragam TNI AL. Untuk kepolisian, kami juga dipercaya tidak hanya memproduksi kain untuk seragam, tapi juga kepangkatannya kami yang produksi," ujar Local Sales Manager PT TTI Lukas Ginting pada acara factory visit ke pabrik PT TTI di Cimahi, Selasa (28/10/2014). 

Untuk memproduksi kain yang digunakan sebagai bahan seragam militer dan kepolisian, Lukas mengaku pihaknya selalu mengajukan corak, tapi yang memilih warna serta jenis bahan adalah pihak militer dan kepolisian. Namun demikian, pihaknya selalu menjelaskan kelemahan dan kelebihan masing-masing corak dan jenis kain pilihan klien. 

Lalu, adakah karakteristik yang membedakan jenis kain untuk seragam militer dan kepolisian? Lukas menjelaskan, pada dasarnya terdapat kesamaan dalam hal kualitas ketahanan kain. Adapun yang membedakan adalah kerapatan benang. 

"Kerapatan, density benang yang membedakan. Untuk seragam kepolisian kerapatan benangnya tidak terlalu padat jika dibandingkan dengan seragam tentara," jelas Lukas. 

Namun demikian, Lukas mengaku pihaknya ditantang untuk mengembangkan jenis kain yang lebih nyaman saat dikenakan para anggota. "Polisi meminta kami untuk mengembangkan tekstil yang lebih tipis tapi kokoh di badan," ungkapnya. 

Baik untuk militer maupun kepolisian, bahan kain untuk seragam haruslah kuat dan memiliki ketahanan yang prima. Sebab, pakaian tersebut akan dikenakan untuk bertugas dalam ruangan dan luar ruangan. Maka dari itu, bahan kain yang digunakan harus mampu menunjang pekerjaan mereka sebagai prajurit bangsa.

Source : kompas

Thursday, October 30, 2014

Anak yang Stres Rentan Kegemukan



(News Today) - Secara global, sekitar 10 persen anak-anak di seluruh dunia mengalami kelebihan berat badan. Di Indonesia, pada anak berusia 13-15 tahun angkanya mencapai 8,3 persen yang gemuk dan 2,5 persen sangat gemuk (obesitas). 

Obesitas yang terjadi pada anak dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Selain penumpukan lemak akibat mengonsumsi makanan berlebihan, anak juga bisa kelebihan berat badan karena kurangnya waktu bermain di luar rumah dan kebutuhan nutrisi yang tidak seimbang. Bahkan anak yang mengalami masa stres juga mudah kegemukan. 

“Faktor stres adalah salah satu pemicu utama obesitas pada anak-anak. Kompetisi  diantara anak-anak juga semakin tinggi, juga agenda sekolah yang padat,”kata Dr. Nataniel Viuniski, spesialis anak dan nutrisi dari Brasil dalam acara konferensi pers Wellness Tour Asia Pacific 2014 Herbalife di Jakarta (28/10/14). 

Ia menambahkan, saat anak stres tubuh mereka akan melepaskan hormon kortisol yang menyebabkan kondisi lapar secara terus menerus. Saat lapar, anak akan terus mengonsumsi makanan sehingga menyebabkan kelebihan berat badan jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup. 

“Di daerah seperti Asia, anak didiajarkan agar kompetitif bukan hanya menjadi yang terbagus tapi menjadi yang terbaik di sekolah. Stres juga dipicu oleh waktu tidur yang kurang dan mereka hanya tidur sekitar 5-6 jam sehari,” katanya.

Obesitas pada anak bisa membawa konsekuensi yang berbahaya bagi kesehatan. Beberapa penelitian menunjukkan, anak yang obesitas rentan mengalami berbagai penyakit jantung, diabetes, bahkan kanker, di usia dewasa.

Obesitas sebenarnya bisa dicegah. Selain mengatur pola makan, orangtua juga perlu mengajarkan dan memberi contoh untuk rutin berolahraga. Dengan berolahraga, tubuh akan melepaskan neurotransmiter yang berguna untuk menetralisir efek samping dari hormon kartisol.

Source : kompas

Wednesday, October 29, 2014

Kisah Pratikno, Anak Desa yang Bikin Jokowi Kepincut


Menteri Sekretariat Negara, Pratikno, diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka

(News Today) - Sederhana, kata itulah yang secara spontan dapat mewakili sosok seorang Pratikno. Seorang anak desa yang mementingkan pendidikan dan pemberdayaan sosial sampai akhirnya Jokowi kepincut dan menunjuknya sebagai menteri di kabinetnya.

Pratikno adalah anak desa yang lahir pada 13 Februari 1962 di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Sejak lulus sekolah dasar, ia melanjutkan ke SMP yang jaraknya puluhan kilometer dari rumah sehingga terpaksa indekos. Kedua orangtuanya yang berprofesi sebagai guru SD mengizinkannya indekos demi satu makna, yakni melanjutkan pendidikan.

Kampung halaman Pratikno dikelilingi hutan jati dan perkebunan tembakau. Jaraknya sekitar 40 kilometer dari Kota Bojonegoro dan baru dialiri listrik pada awal 1990-an.

"Saya kos karena sekolahnya jauh dari kampung saya. Waktu saya itu kan enggak ada teman yang melanjutkan ke SMP, dari 13," kata Pratikno, saat dijumpai Kompas.com, di Jakarta, Selasa (21/10/2014) lalu.


Rektor UGM Pratikno yang juga anggota tim sinkronisasi program kerja Jokowi-JK saat wawancara dengan Pemimpin Redaksi Kompas.com Achmad Subechi (kanan) dan Head Korlip KompasTV Zaki Amrullah di Jakarta, Selasa (22/10/2014).

Pratikno bercerita, ia dan keluarganya selalu hidup dalam kesederhanaan. Semuanya ia nikmati meski akrab dengan kesulitan.

Ia melanjutkan SMA di Kota Bojonegoro dan lulus tahun 1980. Setelah itu, Pratikno melanjutkan kuliah di Jurusan Ilmu Pemerintahan Fisipol UGM.

"Saya kan anak desa, kalau universitas yang kami kenal dan ternama, ya hanya UGM," ujarnya.

Semasa menjadi mahasiswa di UGM, Pratikno sempat merasa minder karena status sosialnya. Tetapi, berbekal tekad kuat, ia pernah menjadi mahasiswa terbaik di jurusannya saat memasuki semester III. Ia juga bergabung dengan kelompok diskusi dan sering memenangi lomba riset mahasiswa.

Selain itu, pada pertengahan tahun 1980, Pratikno telah mulai mengirimkan tulisan ke beberapa media terkemuka di Pulau Jawa. Honor yang ia dapat digunakan untuk biaya hidup di Yogyakarta.

Pratikno melanjutkan pendidikan master dan doktornya di luar negeri. Ketika kembali ke desanya pada medio 1990-an, ia membentuk sebuah lembaga swadaya masyarakat bernama Ademos Indonesia. Lembaga ini merupakan wadah untuk masyarakat bersama-sama mengembangkan diri, mengadvokasi, serta membentuk kelompok peternak dan mengembangkan teknologi peternakan.

"Selesai saya studi, saya merasa harus membuat masyarakat happy, harus membantu masyarakat, makanya saya dirikan lembaga untuk sinau bareng (belajar bersama)," ucap pria yang sejak 2012 menjabat sebagai Rektor UGM itu.


Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Pratikno

Dalam bayangannya, ia tak pernah berpikir akan menjadi seorang menteri. Pada awal masa kuliahnya, sempat tebersit mimpi ingin menjadi camat.

"Camat itu sangat dihormati di desa saya, rumah saya dari kantor kecamatan itu jaraknya 18 kilometer," tuturnya.

Sebagai seorang akademisi, Pratikno mengenal Jokowi cukup dekat. Ia dipercaya menjadi anggota tim sinkronisasi Tim Transisi Jokowi-Jusuf Kalla. Pratikno, bersama Andrinof Chaniago dan Cornelis Lay, adalah orang yang menyatukan semua usulan kelompok kerja Tim Transisi dan menetapkan langkah prioritas pelaksanaannya sebagai masukan kepada Presiden.

Saat ditanya soal tawaran menteri, ia tak pernah memikirkannya sampai akhirnya namanya diumumkan Jokowi sebagai Menteri Sekretaris Negara di Kabinet Kerja pada Minggu (26/10/2014) sore. 

"Saya enggak pernah dihubungi Pak Jokowi dan berbicara soal menteri. Ibarat wawancara, itu wawancara sudah lama terjadi," pungkasnya saat itu.

Source : kompas

Tuesday, October 28, 2014

Pengamat Nilai Ada Sejumlah Menteri yang Tak Layak Masuk Kabinet Jokowi



(News Today) - Presiden Joko Widodo telah mengumumkan 34 menteri yang mengisi Kabinet Kerja. Namun, ada sejumlah menteri yang dianggap kurang layak untuk mengisi kabinet tersebut. Menurut pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah, Pangi Syarwi Chaniago, setidaknya ada tiga menteri yang tidak layak masuk ke kabinet.

Mereka adalah Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil.

"Jokowi menunjuk Susi menurut saya bukan alasan atau pertimbangan kapasitas dan kompetensi keahlian. Kemungkinan alasan nomor satu menunjuk Susi Pudjiastuti adalah alasan donatur pilpres," kata Pangi kepada Kompas.com, Senin (27/10/2014).

Sementara itu, terkait Rini, menurut dia, mantan Ketua Tim Transisi itu diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan pesawat tempur Sukhoi milik TNI Angkatan Udara dan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Pangi pun mempertanyakan Komisi Pemberantasan Korupsi yang tidak memasukkan Rini ke dalam rapor merah kabinet Jokowi.

"Menko Perekonomian Sofyan Djalil juga sempat 'tercolek' kasus skandal Century. Kalau seperti ini komposisi Kabinet Kerja Jokowi, kita enggak bisa terlalu banyak berharap, walaupun ada beberapa nama menteri yang punya kapasitas juga," ujarnya.

Source : kompas

Ada Surat Wasiat yang Dititipkan Gayatri untuk Keluarga


Gayatri Wailissa (17), dalam kenangan. Foto diambil pada Jumat (24/10/2014).


Ambon (News Today) - Sehelai surat berisi pesan bermakna nasihat dari Gayatri ditemukan salah anggota keluarga tepat di bawah bantal tidur almarhumah di mes tempat tinggalnya di Jakarta. Surat tersebut baru ditemukan sesaat setelah Gayatri meninggal dunia. 

"Waktu yang kemarin tidak akan kembali lagi dan waktu akan datang tak akan ditemukan lagi, pergunakan waktu itu sebaik baik mungkin. Itu pesan yang dia tulis yang kami temukan di bawah bantal tidur miliknya," kata ayah Gayatri, Deddy Darwis Wailissa kepada Kompas.com, Sabtu (25/10/2014). 

Menurut Deddy, pesan itu ditemukan saat keluarga tengah berkemas setelah Gayatri meninggal dunia. Surat itu ikut dibawa pulang ke rumahnya di Ambon dan saat ini disimpan rapi di dalam lemari. 

"Suratnya masih disimpan di dalam lemari, masih ada. Kalau menurut saya sebagai ayahnya pesannya itu agar kita sebagai keluarga dapat menghargai waktu dengan sebaik-baiknya," kata dia. 

Selain surat tersebut, Deddy mengatakan bahwa putrinya juga pernah menulis pesan di kertas kalau dia bermimpi menjadi orang terkenal dan ingin mengabdikan hidupnya hanya kepada bangsa dan negara. 

"Pesan itu waktu dia masih duduk di bangku SMA kelas 2, saya lalu menanyakan kepada dia, bagaimana dengan saya dan ibumu, dia (Gayatri) menjawab kalau ayah dan ibu itu pribadi, tetapi saya ingin mengabdi dan mati demi Negara," ujarnya. "Dia juga bilang dia ingin suatu saat dia dikenang oleh banyak orang," katanya.

Source : kompas

Sunday, April 27, 2014

Pria yang Penisnya Disambung Ini Berhasil Punya Anak


(News Today) - Seorang pria asal Mississippi, Amerika Serikat, menjadi orang pertama di dunia yang berhasil menjadi ayah meski ia pernah menjalani operasi rekonstruksi penis.

Mike Moore (30), pria tersebut pernah menjalani amputasi penis saat ia berusia 7 tahun. Semuanya bermula dari infeksi yang ia derita saat kecil sehingga ia tidak bisa berkemih dengan baik. 

Dokter akhirnya melakukan tindakan sunat, tetapi hasilnya memburuk sehingga infeksinya justru menyebar. Dokter lalu memutuskan untuk melakukan amputasi penis demi menyelamatkan nyawanya. Selama bertahun-tahun Moore pun hidup cacat. 

Dengan kondisinya tersebut Moore mengalami depresi berat, sampai ketika 7 tahun lalu ia berkonsultasi dengan Dr.Gordon Lee yang memiliki spesialisasi dalam bedah plastik rekonstruksi di Stanford Medical Center. 

Sebelumnya Moore merasa tidak yakin karena ia pernah menjalani operasi rekonstruksi di rumah sakit lain tapi tidak berhasil. Namun setelah berkonsultasi dengan Lee, ia memutuskan untuk melakukan operasi ini lagi. 

Dokter akhirnya berhasil melakukan operasi rekonstruksi (membentuk ulang) penis Moore menggunakan jaringan yang diambil dari pahanya. 

"Setahu saya ia adalah orang pertama yang melakukan total rekonstruksi penis dan berhasil punya anak," kata Lee. 

Lee mengatakan, Stanford adalah rumah sakit yang paling maju dalam bidang operasi rekonstruksi. Di rumah sakit ini dilakukan sekitar 500 operasi, 200 diantaranya adalah operasi mikro yang sangat rumit setiap tahunnya. 

Operasi rekonstruksi sangat bermacam-macam, mulai dari merekonstruksi esofagus sehingga pasien bisa makan lagi, memisahkan bayi kembar siam, hingga menyelamatkan bagian tubuh agar tidak jadi diamputasi. 

"Apa yang kami lakukan di bidang operasi plastik memang bukan menyelamatkan nyawa, tetapi kami memberi kehidupan pada pasien," kata Lee. 

Moore yang kini memiliki anak laki-laki berusia 6 bulan mengaku sangat emosional ketika bayinya lahir. "Saya tidak bisa berkata-kata saat pertama kali memeluknya," ujarnya dengan berurai air mata.

Moore berharap kisah hidupnya bisa memberi harapan bagi orang lain yang saat ini sedang putus asa karena tidak yakin hidupnya akan "normal" lagi.

Source : www.huffingtonpost.com

Friday, September 13, 2013

INILAH YANG DICARI WANITA SAAT MEMBUKA SITUS PORNO



(News Today) - Tidak hanya pria yang menyukai porn*grafi, wanita pun suka hal-hal berbau erotis. Tapi cara pria dan wanita memandang porn*grafi ternyata jauh berbeda.

Pada 2012, data statistik Nielsen/Net mengungkapkan, satu dari tiga pengunjung yang membuka website entertainment khusus dewasa adalah wanita. Dan hampir 13 Juta wanita di Amerika mencari pornografi secara online, sedikitnya satu kali dalam sebulan.

Dari data tersebut terlihat bahwa pria dan wanita sama-sama mengonsumsi pornografi untuk cepat memuaskan kebutuhan seksualnya. Tapi apa yang mereka cari, dan cara menikmati hal-hal berbau seksual berbeda.

Ilmuwan syaraf Ogi Ogas dan Sai Gaddam telah mewawancarai 18.000 pria dan wanita. Seperti dikutip dari Your Tango, mereka juga menganalisa hasil dari hampir 400 juta pencarian pornografi secara online, untuk mengetahui bagaimana perbedaan pria dan wanita dalam mengonsumsi sajian film serta gambar erotis.

Dari hasil penelitian, mereka menemukan ada 20 jenis ketertarikan seksual yang berbeda. Lima kategori teratas paling favorit adalah pornografi tentang anak muda, gay, hot mama, payudara dan istri yang selingkuh.

Di kalangan pria, jenis ketertarikan seksual yang paling populer adalah website yang memperlihatkan video seks secara frontal. Misalnya adegan penetrasi seks, foreplay, serta memperlihatkan tubuh pria dan wanita tanpa busana. 

Sementara wanita lebih menyukai sesuatu yang bersifat stimuli (rangsangan). Fokus utama bukan pada pornografi, tapi pornografi hanya sebagai bumbu dalam cerita. Mereka juga menikmati bagaimana adegan intim itu menunjang pengembangan karakter dari 'tokoh' utama dalam media tersebut.

Kesimpulannya, wanita lebih memilih menikmati sesuatu yang erotis ketimbang pornografi visual. Situs porno yang paling banyak dikunjungi wanita adalah FanFiction.net, StephenieMeyer.com, and eHarlequin.com. Seperti diketahui, Stephenie Meyer dan Harlequin merupakan penulis novel romansa ternama.

Dari penemuan tersebut terungkap bahwa membaca novel romansa dan fiksi adalah cara paling populer bagi wanita untuk meningkatkan gairah seksual. Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam buku berjudul 'A Billion Wicked Thoughts: What the World's Largest Experiment Reveals about Human Desire'.

Monday, September 9, 2013

Hiasan Lampu Dari Bahan Bekas yang Kreatif !!!

(News Today) - Mungkin sebagian besar anda memiliki banyak barang bekas yang sudah tidak terpakai dan menumpuk untuk segera dibuang. Apabila anda perhatikan beberapa barang bekas dapat diolah dan digunakan kembali sehingga memiliki nilai fungsi dan estetika.
Berikut ini akan dibahas bagaimana memanfaatkan kembali barang bekas menjadi lampu yang juga memiliki nilai estetika. Mulai dari memanfaatkan kembali sendok plastik bekas, botol bekas, box bekas hingga kertas bekas menjadi lampu yang memiliki nilai estetika dan dapat digunakan untuk dekorasi di rumah. Semoga bermanfaat

1. LAMPU DARI SENDOK PLASTIK BEKAS





Didesain oleh Yaroslav Olenev, lampu yang terbuat dari sendok plastik ini adalah contoh sederhana bagaimana memanfaatkan kembali bahan bekas dari sendok plastik menjadi barang yang memiliki nilai tambah. Desain lampu ini sebenarnya dibuat untuk mengajak kita semua lebih peduli terhadap lingkungan. Selain itu, desain lampu unik ini juga pernah mendapatkan penghargaan di bidang ekologi dan desain oleh majalah Future Now. Untuk membuat lampu ini tidak diperlukan ketrampilan khusus, cukup dengan menggunakan peralatan sederhana seperti lem, alat pemotong, kabel dan lampu kalian pun dapat mencoba membuatnya di rumah.

2. LAMPU DARI DRUM












Desain lampu yang satu ini dapat dikatakan cukup eksentrik. Menggunakan drum set bekas sebagai media pembuatannya, lampu dekorasi ini pun menghiasai restoran JJ Red Hot di North Carolina. Ide untuk membuat lampu ini berasal dari Matt Ludwig seorang ahli pengelasan dan pembuatan alat-alat dari logam. Lampu ini dibuat untuk menghormati restoran pendahulunya yang bernama “The Drum”.

3. LAMPU DARI BOX BEKAS








Kreatifitas tidak dapat dibatasi, ungkapan ini layak diberikan oleh Ed Chew. Dengan menggunakan kertas karton kemasan minuman bekas Ed Chew mampu mengolah kertas kemasan bekas menjadi dekorasi lampu kreatif. Untuk membuat lampu ini tidak diperlukan ketrampilan khusus dan kamu juga dapat membuatnya dengan bahan-bahan yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Efek lampu yang dihasilkan dari Tetra Box ini cukup unik, menghasilkan lampu dengan pola-pola bergaris. Mungkin kalian dapat membuatnya juga untuk menghiasi kamar supaya terlihat unik.

4. LAMPU DARI BOTOL BEKAS





Lampu yang satu ini adalah lampu yang paling hemat energi dan ramah lingkungan. A Litter of Light, adalah sebuah pergerakan yang dipelopori oleh Illac Diaz. Tujuan dari proyek ini adalah bagaimana membuat solusi hemat dan murah untuk masalah energi di daerah pemukiman tertinggal di Filipina. Dengan menggunakan alat yang sangat sederhana, yaitu botol bekas dan bantuan sinar matahari, diciptakanlah “A Litter of Light”. Ide ini kemudian telah menjadi inspirasi di berbagai negara untuk mengatasi masalah energi terutama di daerah pemukiman tertinggal.Boleh di coba ini.

5. LAMPU DARI RENDA BEKAS




Kreasi lampu ini bermula dari semangat Do It Yourself (DIY) yang banyak berkembang di negara-negara Eropa dan Amerika Serikat. Untuk menyalurkan hobi dan mengisi waktu luangnya, Isabelle McAllister menciptakan dekorasi lampu unik untuk membuat pencahayaan di kamar menjadi lebih lembut. Lampu yang dinamakan Lace Lamp/Doily Lamp ini terbuat dari bahan yang mudah dijumpai seperti kain renda dan balon.

6. LAMPU DARI AWAN KERTAS




Menggunakan media yang sederhana yaitu kertas, lampu ini mampu memberikan suasana nyaman untuk kamar bayi. Cloud Wall Night Light adalah sebuah kreatifitas yang sederhana dengan membuat dekorasi lampu tidur dari kertas untuk kamar bayi. Selain membuat pencahayaan lampu pada kamar lebih nyaman pada saat bayi tidur, desain dekorasi lampu ini juga memberikan suasana yang bersahabat bagi bayi.

7. LAMPU DARI KERTAS GELAS


Gelas kertas bekas yang sudah tidak terpakai tampaknya dapat digunakan kembali menjadi barang yang memiliki nilai tambah. Paper Cups Lamp, adalah kreasi dekorasi lampu dengan menggunakan gelas kertas bekas. Dengan menyusun ulang gelas kertas bekas dan menambahkan lampu di dalamnya, lampu dari gelas bekas ini nampaknya akan membuat pencahayaan ruangan menjadi lebih indah dan nyaman.

8. LAMPU DARI POTONGAN KERTAS




Kembali memanfaatkan sebagai media kertas, dekorasi lampu yang dibuat oleh Gabrielle Guy ini terinsiprasi oleh lentera tua yang ia temukan di rumah barunya. Pemilik lama rupanya lupa membawa lentera tuanya, namun hal ini justru menjadi sebuah ide bagi Gabrielle. Dengan menggunting kertas bekas dan menempelkannya pada lentera tua yang ia temukan, maka terciptalah lampu unik yang terpasang di sebuah ruang keluarga. Kreatifitas tidak dapat dibatasi, kita sendiri pun dapat membuat kreasi dari hal-hal yang sering kita jumpai pada rutinitas sehari-hari.


Share

Twitter Facebook