Showing posts with label Sehari. Show all posts
Showing posts with label Sehari. Show all posts

Saturday, November 1, 2014

Para Suami, Pujilah Istri Anda 3 Kali dalam Sehari


(News Today) - Pasangan suami istri yang telah berumahtangga selama bertahun-tahun,  secara alamiah pasti bakal merasa jenuh dan bosan. Jika begini, apa yang harus dilakukan?
Nah, bagi para suami, inilah beberapa kiat yang bisa Anda lakukan agar istri semakin menyayangi Anda. Sebetulnya, Anda tidak perlu melakukan hal-hal yang istimewa dan luar biasa, lho. Hal-hal kecil tapi bermakna dapat menjadikan istri lebih perhatian dan tambah sayang pada Anda. 

Pertama, bawalah istri Anda untuk berkencan.Tujuannya untuk kembali mengenang masa-masa pacaran dahulu. Coba tandangi kembali lokasi dan tempat yang sering Anda berdua kunjungi saat berpacaran. Siapa tahu napak tilas sarat romantisme ini akan mengingatkan rasa cinta dan sayang yang menggebu-gebu sebelum berkeluarga. 

Selain itu, jika Anda berdua memiliki banyak waktu luang, ajaklah istri liburan yang sarat petualangan. Berada di alam terbuka hanya berdua disinyalir dapat meningkatkan rasa membutuhkan satu sama lain lebih tinggi. Selain itu, bermesraan di luar ruangan dapat memanaskan hasrat Anda dan istri.

Kemudian, memberikan pujian pada pasangan dipercaya dapat menghidupkan kembali kobaran asmara yang telah lama padam. Sebab, pujian merupakan bentuk rayuan terselubung yang sarat dengan kata-kata menggoda yang dapat membuat hati istri bersemu-semu dan meningkatkan kepercayaan dirinya.

Cobalah juga memuji hal yang spesifik dari istri Anda, misalnya betapa Anda menyukai senyumnya. Memuji istri sebanyak tiga kali dalam sehari bisa Anda lakukan untuk membuat istri semakin menyayangi Anda.  

Terakhir, berjuanglah untuk saling berkomunikasi, hal ini jangan sampai Anda dan istri abaikan. Sebab, pasangan yang jarang berkomunikasi, umumnya berpotensi besar berujung pada perceraian.

“Kunci dari hubungan yang sehat dan bahagia adalah komunikasi. Luangkan waktu, setidaknya 10 hingga 15 menit untuk bercakap-cakap dengan pasangan, mengenai apa pun, meskipun tidak penting, tetaplah berkomunikasi. Sebab, jika Anda dan suami tak nyaman untuk sekadar bertegur sapa dan bicara, maka yang Anda jalankan adalah sia-sia,” ujar Dr Dennis Lin, Psychiatrist and Physician-in-charge of the Psychosexual Medicine Program, Beth Israel Medical Center , Manhattan, Amerika Serikat.

Source : kompas

Tuesday, October 28, 2014

Tidur 22 Jam Sehari, Remaja Ini Alami Sindrom Putri Tidur


Ilustrasi tidur di kegelapan

(News Today) - Kisah Putri Tidur mungkin bukan hanya ada dalam cerita dongeng. Seorang remaja asal Manchester, Inggris, diketahui mengalami sindrom putri tidur karena dalam sehari ia bisa tidur selama 22 jam. 

Sindrom putri tidur atau sindrom Kleine-Levine ini membuat hidup Beth Goodier (20) didominasi oleh tidur. Ia hanya terjaga selama 2 jam setiap hari. Gangguan saraf ini dialaminya sejak ia berusia 16 tahun. Rata-rata ia tidur 18 jam setiap hari.

Gangguan ini memang tidak menetap dan biasanya muncul setiap 5 minggu. Setiap kali episode itu datang, ia bisa tidur antara satu dan tiga minggu, dan membutuhkan perawatan 24 jam. 

Karena gangguan yang dialaminya ini ia tidak bisa bekerja dan belajar. Bahkan saat bangun, ia seperti anak kecil, bingung, dan tidak mampu membedakan antara realitas dan mimpi. 

Diperkirakan ada sekitar 1000 orang di seluruh dunia yang juga menderita gangguan ini dan 70 persennya  merupakan laki-laki. 

Goodier tampil di BBC dan menceritakan gangguan yang dialaminya kepada publik. “Saya menghabiskan setengah hidup di tempat tidur. Berbeda dengan kebanyakan orang, yang masa remajanya dimulai ketika berada di perguruan tinggi, universitas, mendapatkan perkerjaan dan menemukan jati diri," katanya.

Ia juga mengungkapkan merasa frustasi dengan kondisinya. "Sindrom ini telah mengambil semua waktu penting saya. Saya hanya ingat beberapa kejadian saja," ujarnya.

Janien, ibu Goodier mengatakan kejadian yang dialami anaknya ini selalu datang dan pergi. “Ketika bangun, ia seperti tak sadar, dia hanya berbaring di tempat tidur atau sofa dan menonton televisi," katanya.

Di antara episode tidur tersebut sebenarnya penderita sindrom kline-levin bisa kembali normal. Tapi kebanyakan akan mengalami depresi. 

Kleine-levin adalah kondisi neurologi yang dimulai di usia anak-anak dan remaja. Biasanya terjadi akibat adanya infeksi atau penyakit tertentu. Gejala utama sindrom ini adalah tidur panjang, bisa sampai 20 jam sehari. Satu episode bisa berlangsung cepat atau bertahap beberapa hari hingga minggu.

Selama episode tersebut, penderitanya akan kehilangan orientasi, ingin makan banyak, bersikap kekanak-kanakan, dan gampang marah. Sejauh ini belum ada obat untuk mengembalikan kondisi penderita, terapi utama adalah menjaga pasien agar aman di rumah.

Source : kompas

Share

Twitter Facebook