Showing posts with label Minta. Show all posts
Showing posts with label Minta. Show all posts

Saturday, November 1, 2014

Ahok Minta KPK Awasi Pelayanan di Jakarta



Jakarta (News Today) - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi langsung semua unit pelayanan di Jakarta. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Heru Budi Hartono, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (31/10/2014).

"Selain membahas tata niaga daging sapi, tadi juga dibahas permintaan Pak Gubernur agar KPK bisa mengawasi langsung unit-unit pelayanan di Jakarta," kata Heru. 

Unit pelayanan yang diawasi ialah Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP), BPKD, Badan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (BLP) DKI, serta Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Pajak di tiap kecamatan. 

Untuk unit terakhir ini, Basuki menyebutkan banyaknya penyelewengan anggaran di sana. "Jadi, teman-teman tidak usah 'main-main' lagi ya (dengan anggaran). Seram nanti KPK turun tangkap tangan juga, itu saran saya," kata Heru. 

Sementara itu, Basuki menambahkan, jajarannya bakal menempatkan KPK di Inspektorat DKI sehingga bisa langsung memantau semua kegiatan Pemprov DKI. 

Selain KPK, Pemprov DKI juga bakal melibatkan Ombudsman untuk mencegah praktik korupsi. Basuki menargetkan, tahun 2015 mendatang, tidak ada transaksi tunai di atas nilai Rp 25 juta di lingkungan Pemprov DKI. "Semua transfer harus pakai e-money. Jadi, semua kami bisa monitor orang pakai uang ke mana saja dan bisa kelihatan gaya hidupnya bagaimana," ujar Basuki.

Source : kompas

Friday, October 31, 2014

Ingin Berziarah ke Makam Ibunya, Susi Minta Tak Diliput Jurnalis


Petugas Protokoler Kementerian Kelautan dan Perikanan RI meningkatkan penjagaan di kediaman Menteri Susi di Pangandaran, Jumat (31/10/2014).

Pangandaran (News Today) - Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti akan langsung berziarah ke makam ibunya setiba di rumah pribadinya di Jalan Merdeka, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (1/11/2014) besok. Susi dijadwalkan akan terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Pangandaran, Jawa Barat, besok pagi sekitar pukul 05.30. 

"Besok jadwalnya Bu Susi akan terbang di Bandara Halim pukul 05.30 pagi. Setelah tiba di sini, Bu Susi rencananya akan langsung berziarah ke makam ibunya yang berlokasi di belakang rumah ini," ujar Kepala Subbag Humas Kabupaten Pangandaran Megi R Parlumi kepada wartawan di rumah Susi Pudjiastuti, Jumat (31/10/2014) malam. 

Menurut Megi, sebelum Menteri Susi melakukan kunjungan kerja ke beberapa lokasi di Pantai Pangandaran, pemilik maskapai penerbangan Susi Air itu akan menuju rumah pribadinya dulu selepas pesawat yang ditumpanginya mendarat. Namun, saat berada di rumahnya, sesuai informasi pihak protokoler Kementerian Kelautan dan Perikanan, Menteri Susi tak diperbolehkan diliput oleh wartawan. 

"Jadi, besok itu, Bu Susi ke sini dulu. Katanya, pihak protokoler meminta supaya tidak ada peliputan dulu oleh wartawan, termasuk saat Bu Susi melakukan ziarah ke makam ibunya yang lokasinya berada di belakang rumah ini," kata Megi sembari menujukkan lokasi makam ibunda Menteri Susi di belakang rumah pribadi Susi. 

Setelah kegiatan itu, kata Megi, Menteri Susi rencananya akan langsung bertemu dengan para nelayan dan warga dalam beberapa rangkaian kegiatan. Kegiatan itu salah satunya akan dipusatkan di tempat pelelangan ikan (TPI) di Pantai Timur Pangandaran. Menteri Susi akan melihat lokasi Pelabuhan Pangandaran. 

Dalam rangkaian kegiatan besok pun rencananya akan disertai dengan berbagai pertunjukan kreasi seni dari warga, salah satunya pagelaran wayang golek. 

"Ya, besok seluruh acara akan sampai malam. Kegiatan itu dibarengi rangkaian kreasi hiburan," tambah dia. 

Sampai malam ini, kediaman Menteri Susi masih dikerumuni banyak orang, termasuk petugas dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Terlihat beberapa pegawai di rumah Susi sedang memasang beberapa spanduk selamat datang untuk Menteri Susi Pudjiastuti.

Source : kompas

Share

Twitter Facebook