Showing posts with label Kecelakaan. Show all posts
Showing posts with label Kecelakaan. Show all posts

Monday, March 2, 2015

Diserempet Angkot, Dua Bocah SD Terseret Arus Parit



Pematangsiantar (News Today)Pulang les tambahan dari sekolah, dua bocah sekolah dasar (SD) di Pematangsiantar terseret arus air setelah disenggol angkutan kota di Jalan Dalil Tani Ujung, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Jumat (27/2/2015) sore. 

Peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat kedua korban, Keza Ernes boru Purba (8), bocah kelas 3 SD dan kakaknya, Dea Stefany (11) kelas 5 SD, warga Jalan Kol, Kelurahan Kebun Sayur, Kecamatan Siantar Timur, Pematangsiantar, naik sepeda berboncengan di Jalan Dalil Tani Ujung, simpang Jalan Siatas Barita, tepatnya di persimpangan tiga. Tiba-tiba keduanya diserempat oleh sebuah angkutan umum berwarna merah. Sontak, keduanya berikut sepeda yang mereka naiki terpental ke saluran parit dan terseret derasnya arus air. Sementara, sopir angkot langsung melarikan diri. 

"Tadi sepulang les dari sekolah, kami berdua pulang naik sepeda berboncengan. Tapi pas di simpang tiga ada angkot yang melaju dari arah Silomangi menuju ke atas, lalu angkot itu menyerempet kami ampek kami jatuh ke dalam paret dan kami berdua langsung dibawa air ke bawah,” jelas Dea Stefany, salah seorang korban selamat, Jumat.

Dea mengatakan, saat terjatuh ke saluran parit, ia bersama adiknya sempat terbawa arus air hingga 100 meter. Dea juga sempat menahan arus air sembari memegang batu yang berada di parit. Namun nahas, sang adik, Keza Ernes hanyut terbawa arus air. Sedangkan Dea berhasil marangkak naik ke daratan dengan kondisi berlumpur dan luka di bagian kaki dan punggung. 

Dia mengaku masih sempat memegang tangan Keza sebelum adiknya itu menghilang. “Karena licin akhirnya terlepas dan dia hanyut," kata Dea, sedih. 

Dea langsung melaporkan kejadian itu kepada ayahnya. Lalu sang ayah, Anja Purba (45) segera melapor ke Polres Pematangsiantar. Setelah itu, dia bersama warga langsung melakukan pencarian di sepanjang saluran parit dan sungai. Hingga kini, sejumlah warga masih melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan, sedangkan Dea masih tampak shock atas kejadian tersebut.

Source : kompas

Saturday, February 28, 2015

Badan AirAsia Telah Diangkat dan Dalam Perjalanan ke Tanjung Priok



(News Today)Badan pesawat atau fuselage AirAsia QZ8501 yang jatuh dua bulan lalu telah diangkat dan sekarang sedang dalam perjalanan dengan kapal Crest Onyx menuju Tanjung Priok.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Bambang Soelistyo, mengatakan, Basarnas dengan tim lain berhasil mengangkat badan utama pesawat itu Jumat (27/2/15) sekitar pukul 16.00 WIB.

"Tim SAR Gabungan dari SKK Migas, BSG Basarnas, dari DiversClub, sedang bergerak dari daerah operasi, mengangkut badan pesawat yang kemarin sore sudah berhasil kita naikkan ke kapal Crest Onyx," papar Bambang Soelistyo dalam jumpa pers di Basarnas, Sabtu pagi tadi. "Saat ini badan pesawat sedang dalam perjalanan menuju Tanjung Priok."

Namun dijelaskannya, dalam fuselage itu tidak ditemukan jenazah. Badan utama pesawat akan diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Penerbangan (KNKT) begitu tiba di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Sesudah itu, kata Bambang Soelistyo pula, ia berencana untuk menemui keluarga dari para korban, untuk menentukan apakah operasi pencarian akan diteruskan atau dihentikan.

Bambang Soelistyo mengungkapkan pula, sejauh ini mereka sudah berhasil menemukan 103 jenazah korban AirAsia QZ8501, dan 97 di antaranya sudah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI (Disaster Victim Identification).

Pesawat AirAsia QZ8501 jurusan Surabaya-Singapura jatuh ke laut di sekitar Selat Karimata, dalam penerbangan tanggal 28 Desember 2014.


Source : kompas

Pengakuan Pengemudi Honda City yang Seret Mahasiswa Sejauh 30 Kilometer



Cimahi (News Today)Kepala Polres Cimahi Ajun Komisaris Besar Erwin Kurniawan mengatakan, polisi sudah memeriksa pengemudi Honda City D 1347 UI atas nama Yana (43) yang menewaskan seorang mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Firman Nurhidayat. 

Firman (21) tewas setelah terseret sejauh 30 kilometer karena tersangkut di bagian bawah mobil Yana, Jumat (27/2/2015) malam. "Sudah kita periksa pengemudinya," kata Erwin saat dihubungi, Sabtu (28/2/2015). 

Kepada polisi, Yana mengaku awalnya tidak tahu jika ada yang korban yang tersangkut di bawah mobilnya hingga akhirnya terseret sajauh 30 kilometer. 

"Pengakuannya, pada saat kecepatan sedang, awal-awal kejadian, dia tidak tahu jika ada korban yang nyangkut di bawah mobilnya," kata Erwin. [Baca: Mahasiswa Tewas Terseret Mobil Sejauh 30 Kilometer di Cimahi]

Korban mengaku baru tahu ada seseorang tersangkut dan terseret mobilnya ketika mobil melaju beberapa kilometer dari lokasi pertama di Jalan Raya Kebon Kopi, Kota Cimahi. 

"Indikasinya dia tahu, pengakuannya, pengemudi baru tahu (ada orang terseret mobilnya) setelah dikejar kami. Mungkin karena panik, karena merasa terkejar dan ditambah ada banyak orang yang memberi tahu kalau ada yang tersangkut, jadi dia terus melaju dan berusaha kabur, tetapi awalnya dia mengaku enggak tahu," kata Erwin. 

Menurut dia, Yana merupakan warga Gang Ibu Karees No 240-187 A RT 03 RW 01 Kelurahan Maleber Kecamatan Andir, Kota Bandung. Pada saat diperiksa, dia hanya membawa SIM A, sedangkan STNK kendaraannya hilang. 

"Mobil itu datang dari arah Cibeureum menuju ke arah Cijerah," katanya. Namun, karena merasa bersalah, mobil jadi berkeliaran ke mana-mana. Pengemudi berusaha kabur. 

Sebelumnya diberitakan, pengendara mobil Honda City itu terus menjalankan kendaraannya dan diketahui sempat menambah kecepatannya. Mobil itu lalu mengarah ke kawasan Cijerah dan masuk ke Tol Pasir Koja, dan berhasil diberhentikan di Tol Cipularang Km 116+600 B sebelum Tol Cikamuning.  

Pada saat di lokasi pertama (di Jalan Pasir Koja), Honda City sempat dikejar oleh masyarakat menggunakan sepeda motor. Namun, karena kecepatannya tinggi sehingga tak terkejar.  

Sebelum di perempatan Parmindo, Honda City sempat menyenggol mobil Panther dan sepeda motor lain jenis matic. Pengendara Honda City itu pun tetap tidak berhenti. 

Tiba di daerah Cigondewah, Honda City itu juga diketahui sempat menyenggol truk fuso. "Tetapi, Honda City bukannya berhenti dan malah tambah kecepatan," katanya.  

Di gerbang Tol Pasir Koja, Honda City menerobos portal masuk tol. Akhirnya, di Km 116+600 B Tol Cipularang, sebelum pintu gerbang Tol Cikamuning, pengemudi Honda City itu diberi tahu oleh penumpang bus yang melaju searah bahwa ada orang yang tersangkut di kolong mobilnya. 

Akhirnya, pengemudi Honda City berhenti ke pinggir, 200 meter menjelang gerbang Tol Cikamuning.

Source : kompas

Share

Twitter Facebook