Showing posts with label Kali. Show all posts
Showing posts with label Kali. Show all posts

Friday, November 7, 2014

Pengerukan Kali Terus Berjalan, Langkah Simulasi Disiapkan


Normalisasi Sungai - Sebuah ekskavator digunakan untuk mengeruk endapan lumpur di Sungai Krukut, Kelurahan Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2011)

Jakarta (News Today) - Menghadapi musim hujan yang selalu diikuti banjir, sejumlah tindakan antisipasi telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menurut pantauan, Selasa (4/11/2014), di Kali Sunter, Jakarta Utara, misalnya, pengerukan kali untuk mengangkat endapan terus dilakukan. Hal itu agar air memiliki tampungan yang cukup, terutama saat debit air meningkat pada musim hujan.

Sementara itu, Suku Dinas Pekerjaan Umum Jakarta Barat membuat dermaga kayu di dekat Pintu Air Cengkareng Drain, Jakarta Barat. Dermaga itu akan digunakan untuk pelatihan simulasi penanggulangan banjir pada Minggu (9/11/2014).

Pengawas Wilayah Kecamatan Cengkareng Suku Dinas PU Tata Air Jakarta Barat Slamet mengatakan, pelatihan akan diikuti antara lain Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Wali Kota Jakarta Barat, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Sosial, Dinas Kebersihan, kepolisian, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, serta masyarakat umum.

Dalam pelatihan itu akan ada skenario hujan deras yang menyebabkan banjir di sekitar rumah warga. Saat hujan deras, radio pemancar akan memberikan informasi kepada dinas terkait. Dinas kemudian mengambil tindakan penyelamatan warga. Dalam skenario itu akan digambarkan pula kondisi saat sejumlah warga hanyut di sungai serta ada penjarahan rumah warga.

Slamet mengatakan, untuk mengantisipasi banjir, petugas kebersihan Jakarta Barat juga secara rutin menangkut sampah di sekitar Pintu Air Cengkareng Draine. Adam Fatoni (35), penjaga Pintu Air Cengkareng Draine mengatakan, setiap pagi petugas membersihkan sampah di sekitar pintu air.

Menurut Slamet, saat debit air tinggi keberadaan sampah akan menghambar aliran air. Debit air normal di Pintu Air Cengkareng Draine adalah 200 meter kubik per detik. Saat hujan deras, debitnya bisa mencapai 350 meter kubik per detik. Debit air yang terlalu tinggi menyebabkan banjir di Wilayah Rawa Buaya, Jakarta Barat.

Di tempat lain, Ketua RW 007 Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Imam Cahyo Roso, mengeluhkan penanganan limbah rumah potong hewan (RPH) babi yang tak kunjung rampung. 

”Bagaimana ini? Ini sudah dekat musim hujan. Limbah RPH bakal kembali meluap ke rumah warga. Sampai sekarang memang saluran air di Jalan Peternakan I dan II masih dikerjakan. Tapi, saya lihat sampai sekarang masih jalan di tempat. Lumpurnya enggak pernah diangkat. Mana janji wali kota?” ujarnya.

Sebelumnya, Maret 2014, Wali Kota Jakbar Anas Efendi menjanjikan pemindahan dan pengoperasian RPH yang baru yang lebih memenuhi syarat kesehatan lingkungan. Namun, jangankan membuka RPH baru, perbaikan dan pembangunan jaringan saluran pun nyaris terhenti.

Ahli Hidrologi Universitas Indonesia Firdaus Ali mengingatkan agar pemerintah pusat ataupun Pemerintah Provinsi DKI segera menyiapkan langkah jangka pendek menghadapi musim hujan. Inilah saatnya menjalin kerja sama antarpihak terkait menanggulangi banjir.

Source : kompas

Saturday, November 1, 2014

Para Suami, Pujilah Istri Anda 3 Kali dalam Sehari


(News Today) - Pasangan suami istri yang telah berumahtangga selama bertahun-tahun,  secara alamiah pasti bakal merasa jenuh dan bosan. Jika begini, apa yang harus dilakukan?
Nah, bagi para suami, inilah beberapa kiat yang bisa Anda lakukan agar istri semakin menyayangi Anda. Sebetulnya, Anda tidak perlu melakukan hal-hal yang istimewa dan luar biasa, lho. Hal-hal kecil tapi bermakna dapat menjadikan istri lebih perhatian dan tambah sayang pada Anda. 

Pertama, bawalah istri Anda untuk berkencan.Tujuannya untuk kembali mengenang masa-masa pacaran dahulu. Coba tandangi kembali lokasi dan tempat yang sering Anda berdua kunjungi saat berpacaran. Siapa tahu napak tilas sarat romantisme ini akan mengingatkan rasa cinta dan sayang yang menggebu-gebu sebelum berkeluarga. 

Selain itu, jika Anda berdua memiliki banyak waktu luang, ajaklah istri liburan yang sarat petualangan. Berada di alam terbuka hanya berdua disinyalir dapat meningkatkan rasa membutuhkan satu sama lain lebih tinggi. Selain itu, bermesraan di luar ruangan dapat memanaskan hasrat Anda dan istri.

Kemudian, memberikan pujian pada pasangan dipercaya dapat menghidupkan kembali kobaran asmara yang telah lama padam. Sebab, pujian merupakan bentuk rayuan terselubung yang sarat dengan kata-kata menggoda yang dapat membuat hati istri bersemu-semu dan meningkatkan kepercayaan dirinya.

Cobalah juga memuji hal yang spesifik dari istri Anda, misalnya betapa Anda menyukai senyumnya. Memuji istri sebanyak tiga kali dalam sehari bisa Anda lakukan untuk membuat istri semakin menyayangi Anda.  

Terakhir, berjuanglah untuk saling berkomunikasi, hal ini jangan sampai Anda dan istri abaikan. Sebab, pasangan yang jarang berkomunikasi, umumnya berpotensi besar berujung pada perceraian.

“Kunci dari hubungan yang sehat dan bahagia adalah komunikasi. Luangkan waktu, setidaknya 10 hingga 15 menit untuk bercakap-cakap dengan pasangan, mengenai apa pun, meskipun tidak penting, tetaplah berkomunikasi. Sebab, jika Anda dan suami tak nyaman untuk sekadar bertegur sapa dan bicara, maka yang Anda jalankan adalah sia-sia,” ujar Dr Dennis Lin, Psychiatrist and Physician-in-charge of the Psychosexual Medicine Program, Beth Israel Medical Center , Manhattan, Amerika Serikat.

Source : kompas

Wednesday, May 7, 2014

Hukuman Aiptu Labora Diperberat Empat Kali Lipat

Aiptu Labora Sitorus Anggota Polres Raja Ampat, Papua, yang diduga memiliki rekening gendut sebesar Rp 1, 5 triliun. Saat ini Labora telah ditetapkan menjadi tersangka atas dugaan penimbunan bahan bakar minyak dan penebangan liar.

Jayapura (News Today) - Pengadilan Tinggi (PT) Papua memperberat hukuman Aiptu Labora Sitorus menjadi delapan tahun penjara karena terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Vonis ini empat kali lebih berat dari vonis di PN Sorong pada Februari lalu.

Kepala Pengadilan Tinggi Papua Arwan Dyrin mengakui, tanggal 2 Mei lalu, majelis hakim PT Papua di Jayapura memutuskan delapan tahun penjara dan denda Rp50 juta kepada Iptu Labora Sitorus.

Vonis lebih berat ini dijatuhkan karena Iptu Labora Sitorus terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang pada sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Sorong tidak terbukti.

"Majelis hakim PT Papua memutuskan delapan tahun penjara dengan denda Rp50 juta subsidair enam bulan penjara," kata Arwan Dyrin.

Seperti yang telah di beritakan, dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Sorong, Senin (17/2/2014), majelis hakim meloloskan Labora dari dakwaan kasus pencucian uang. 

Labora divonis hukuman penjara dua tahun dan denda Rp 50 juta subsider enam bulan penjara karena dianggap terbukti melanggar UU Migas dan UU Kehutanan.

Menanggapi vonis PT Papua, Maruli Hutagalung dari Kejati Papua, mengaku akan mengajukan kasasi atas putusan Pengadilan Tinggi Papua terhadap Aiptu Labora Sitorus.

"Jaksa saat ini sedang mempersiapkan berkasnya untuk kasasi," tegas Maruli Hutagalung seraya menambahkan amar putusan Pengadilan Tinggi Papua diterima Kejati Papua, Senin (5/5/2014) kemarin.

Source : kompas

Monday, April 28, 2014

Pelaku Bunuh Diri Tiga Kali Terlibat Pencabulan di JIS

Lima Orang Tersangka Pelecehan Seksual Terhadap Siswa Jakarta International School

Jakarta, (News Today) - AZ, salah satu pelaku kekerasan seksual murid TK Jakarta International School (JIS) diketahui mencabuli murid di sekolah itu sebanyak tiga kali. 

Seperti yang telah diberitakan, AZ yang merupakan tersangka ke-enam kasus kekerasan seksual JIS, meninggal dunia di kamar mandi toilet Mapolda Metro Jaya. Pelaku diduga bunuh diri terkait kasus itu. 

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, kepada wartawan, di Mapolda Metro Jaya, Minggu (27/4/2014). 

AZ disebut melakukan perbuatan kekerasan seksual tersebut dalam waktu yang berbeda mulai Februari dan Maret 2014. "Pertama di bulan Februari, kedua dan ketiga dilakukan pada bulan Maret," ujar Rikwanto. 

AZ melakukan aksi bejatnya itu bersama tersangka ZA, AW dan SY di toilet Anggrek JIS. Kekerasan seksual itu dilakukan terhadap AK (6), murid TK yang menjadi korban. Perbuatan itu dimulai oleh SY, ZA, dan AW, yang disusul terakhir AZ. 

Kali kedua, kejadian terjadi pada 17 Maret 2014, AZ bersama tiga orang sebelumnya itu melakukan aksinya lagi. Namun, kepada petugas para pelaku mengaku tidak tahu siapa nama korban. 

Pada kekerasan yang dilakukan kali kedua itu, Rikwanto menyatakan para pelaku membagi tugas. Ada yang bertugas memegangi korban ada pula yang menjaga bagian depan pintu.

Sedangkan untuk ketiga kali, kejahatan seksual itu dilakukan lagi pada 20 Maret 2014, di toilet gymnastic sekolah JIS. Lokasinya berdekatan dengan sebuah kolam renang. Bersama teman-temannya AZ mencabuli seorang bocah yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Source : kompas

Share

Twitter Facebook