Showing posts with label Bisa. Show all posts
Showing posts with label Bisa. Show all posts

Sunday, November 2, 2014

Sering Lari Bisa Ganggu Siklus Menstruasi



(News Today) - Banyak wanita yang masih mempertanyakan siklus menstruasinya. Tak jarang pula wanita masih bingung dalam menghitung siklus menstruasi. Menurut seorang ahli, siklus menstruasi seorang wanita dapat dikatakan normal jika berada pada siklus 28 hari.

"Siklus rata-rata adalah 28 hari, yang artinya 28 hari di antara hari pertama menstruasi dan hari pertama periode menstruasi berikutnya. Antara 24 dan 31 hari dapat dikatakan siklus yang normal," kata Veronica Lerner MD, asisten profesor obstetri dan ginekologi di New York University Langone Medical Center, Amerika Serikat. 

Lebih lanjut, Lerner mengungkapkan jika periode menstruasi wanita cenderung tidak teratur, kemungkinan terjadi masalah di dalam tubuh. Salah satu hal yang dapat mengganggu siklus menstruasi adalah terlalu sering berlari. 

Menurut Lerner, kabar bahwa para pelari maraton rata-rata terganggu bahkan kehilangan siklus menstruasinya bukanlah mitos. Kombinasi antara latihan yang terlalu keras dengan lemak tubuh yang rendah membuat tubuh mengalami stres, sehingga menstimulasi otak untuk berhenti memproduksi hormon reproduksi. 

"Karena Anda tidak bisa mengandung di bawah kondisi yang sangat stres, tubuh Anda secara temporer menghentikan produksi hormon-hormon fertilitas," ujar Lerner. 

Sebuah studi menemukan bahwa separuh dari wanita yang berolahraga mengalami siklus menstruasi yang tak teratur, meskipun terkadang tidak kentara. Saran Lerner, jika siklus menstruasi Anda tidak datang lebih dari tiga bulan, sebaiknya Anda menemui dokter. "Kondisi ini disebut amenorrhea, dapat mengganggu kepadatan tulang Anda secara jangka panjang," jelasnya. 

Source : kompas

Monday, October 27, 2014

Sehelai Rambut Bisa Tunjukkan Seseorang Telah Meninggal


Ilustrasi

(News Today) - Anda yang hobi menonton serial kriminal pasti sering melihat tim forensik kepolisian menyimpulkan apakah pemilik sehelai rambut sudah meninggal atau belum dari adanya "invasi jamur" di rambut tersebut. 

Ada kepercayaan bahwa jamur hanya tinggal di rambut orang yang sudah meninggal. Tetapi menurut studi terbaru, jamur tersebut bisa terjadi jika seseorang melakukan kontak dengan tanah, misalnya di taman. 

"Pada kenyataannya, orang yang hilang tersebut masih dalam keadaan hidup, meskipun di helaian rambutnya ada infeksi jamur. Tapi itu tidak berarti rambut tidak berguna dalam penyelidikan," kata pakar biologi forensik Silvana Tridico.

Ia menjelaskan, DNA memang sangat fantastis, tetapi rambut dapat mengungkap sebuah cerita. Bahkan, jika peneliti benar-benar ingin tahu apakah seseorang sudah mati, mereka harus memeriksa post-mortem banding, di mana bakteri muncul di akar rambut. 

"Hanya rambut yang mengalami proses perubahan secara tegas setelah kematian," katanya.

Mitos lain mengenai rambut yang ditemukan Tridica dalam penelitiannya adalah di era awal kehidupan bumi setiap makhluk memiliki rambut merah. Ini karena rambut sering terkena sinara matahari atau pigmen dari lingkungan seperti besi atau tannin sehingga lama kelamaan menjadi kemerahan.

Source : kompas

Share

Twitter Facebook