Showing posts with label Berita Tekini. Show all posts
Showing posts with label Berita Tekini. Show all posts

Sunday, March 8, 2015

ISIS Punya 46.000 Akun di Twitter



(News Today)Pendukung kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), berdasarkan sebuah hasil studi, diduga memiliki puluhan ribu akun aktif di situs linimasa Twitter.

Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan oleh Brookings Institution, ditemukan sekitar 46.000 akun yang terafiliasi dengan kelompok militan tersebut.

Seperti KompasTekno kutip dari PC World, Jumat (6/3/2015), akun tersebut terdeteksi pada bulan September 2014 hingga Desember 2014 yang lalu. Meskipun begitu, tidak semua akun tersebut aktif dalam waktu yang bersamaan.

"Angka 46.000 merupakan dugaan yang paling konservatif dalam rentang waktu tersebut. Dugaan maksimal kami, sebanyak 70.000 akun," tulis Brookings Institution.

Selain itu juga, diketahui bahwa pemilik akun-akun tersebut kebanyakan berada di wilayah Siria dan Irak. Tidak aneh memang, mengingat kedua negara tersebut merupakan basis dari ISIS.

Sebanyak satu dari lima akun yang diduga dekat dengan ISIS tersebut menggunakan bahasa Inggris dalam tweet-nya. Sementara itu, sekitar 3/4 menggunakan bahasa Arab.

Kebanyakan dari akun Twitter tersebut rata-rata memiliki 1.000 follower, lebih banyak dari pengguna lain pada umumnya.

Sebelumnya, pendukung ISIS menyebarkan ancamannya kepada karyawan Twitter, terutama pendiri perusahaan, Jack Dorsey, melalui sebuah situs berbagi foto JustPaste.it.

Pasalnya, perusahaan penyedia layanan linimasa ini dikatakan sudah mengganggu ISIS dengan cara menghapus ribuan akun milik kelompok militan tersebut.

Pihak Twitter sendiri sudah memberikan tanggapannya terhadap ancaman tersebut. Menurut perwakilannya, mereka akan segera melakukan penyidikan terhadap kebenaran surat ancaman tersebut terlebih dahulu.

"Tim keamanan kami sedang menyelidiki kebenaran dari ancaman ini dengan penegak hukum," kata perwakilan tersebut.

Source : kompas

Friday, March 6, 2015

Yamaha Indonesia Bidik MotoGP 2018



Bogor (News Today)Pelan tapi pasti Yamaha Indonesia ingin mewujudkan janji, bahwa mereka akan membawa salah satu atau lebih pebalapnya ke arena MotoGP, paling tidak pada 2018. Hal itu ditegaskan seiring keputusan mengikuti ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 250cc dengan target juara.

”Ini sudah menjadi komitmen implementasi rencana jangka panjang yang kami canangkan sejak dua tahun lalu. Dengan dominasi dua tahun berturut-turut di ajang Indoprix, dan kami menyabet gelar di Suzuka 4 Hours, arahnya jelas, kami semakin dekat dengan MotoGP,” tegas M Abidin, GM Motorsport and Aftersales Yamaha Indonesia, (2/2/2015).

Terjun ke MotoGP tambah Abidin bukan berarti langsung turun di kelas utama. Yamaha Indonesia akan mengevaluasi terlebih dahulu. Bisa ke Moto3 atau Moto2 terlebih dahulu.

Manajemen tim

Bagi Yamaha Indonesia, pelan tapi pasti itu penting. Komitmen dari awal, mereka tidak akan mengirimkan pebalap di suatu ajang kalau belum kompetitif. Itulah kenapa, di setiap ajang, Yamaha Indonesia juga membina mekanik dan mempertajam manajemen tim.

”ARRC akan kami jadikan evaluasi dan edukasi. Kami turun bukan rider-nya saja, tetapi dengan manajemen yang baik, termasuk tim dan mekanik. Kelak jika sudah turun di level sekelas MotoGP, kami sudah siap,” beber Abidin.

Andai Yamaha Indonesia menjuarai ARRC kelas 250cc, jenjang mana lagi yang dipilih? Ada banyak kejuaraan yang cukup kompetitif untuk dibidik, termasuk ikut di All-Japan Championshio atau CEV di Spanyol.

”Kabarnya Dorna juga akan membuka kelas superbike 300cc. Kita lihat perkembangan tahun ini dulu,” tukas Abidin.

Source : kompas

Thursday, March 5, 2015

Ahok Teriak, Mediasi dengan DPRD DKI Ricuh



Jakarta (News Today)Mediasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan DPRD DKI Jakarta di Kementerian Dalam Negeri tidak berlangsung mulus. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terdengar teriak dan keluar dari ruang mediasi.

Tidak jelas apa yang diteriakkan oleh pria yang akrab disapa Ahok tersebut. Dia keluar ruangan dari pintu samping. Seluruh pejabat SKPD DKI keluar dari ruangan dan diam seribu bahasa.

Menurut sumber Kompas.com, Basuki terpancing dengan omongan anggota DPRD DKI Jakarta. Pembahasan APBD dianggap melenceng. Bahkan ada dibahas soal UPS.

Terdengar ada yang juga teriak, "Ini gubernur atau preman."

Pertemuan yang berlangsung di Kementerian Kemendagri, Kamis (5/3/2015), awalnya untuk mempertemukan pimpinan DPRD DKI dengan Pemprov DKI terkait RAPBD DKI. Diharapkan, pertemuan ini akan meredakan perseteruan antara Basuki dengan pimpinan DPRD.

Source : kompas

Monday, March 2, 2015

Wasekjen PKB Tak Yakin Praperadilan Lain Bernasib seperti Budi Gunawan



Jakarta (News Today)Sejumlah tersangka mulai mengajukan gugatan praperadilan ke pengadilan negeri (PN). Hal itu dilakukan pasca-putusan Hakim Sarpin Rizaldi yang menerima gugatan praperadilan Komjen Pol Budi Gunawan.
Tersangka yang telah mengajukan praperadilan adalah Suryadharma Ali dan Sutan Bhatoegana.
Meski begitu, Wasekjen PKB Lukman Edy yakin terhadap independensi hakim dalam melihat kasus praperadilan.‎
"Publik jangan langsung memvonis juga bahwa praperadilan pasti dimenangkan. Hakim-hakim harus obyektif melihat persoalan yang terjadi bahwa kasus BG, obyektif hakim yang melihat, sehingga memenangkan," kata Lukman di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (27/2/2015).
Lukman yakin, hakim yang mengadili kasus praperadilan akan melihat perkaranya secara obyektif. Hakim akan menelusuri apakah gugatan itu memenuhi syarat atau‎ tidak untuk praperadilan.
"Kami dorong hakim-hakim pengadilan ketika adili praperadilan. Semangatnya adalah anti-korupsi sehingga keputusan yang diambil tidak mengkhianati akseptasi publik," ungkapnya.
Sebelumnya, mantan Menteri Agama, Suryadharma Ali, mengajukan permohonan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (23/2/2015). Suryadharma menggugat Komisi Pemberantasan Korupsi atas penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pidana korupsi penyelenggaraan haji di Kementerian Agama tahun 2012-2013.
Surya mengajukan permohonan praperadilan atas KPK karena ingin mencari keadilan akibat tindakan penyidik dan pimpinan KPK, yang dianggap semena-mena menetapkan Suryadharma sebagai tersangka.
Tidak hanya Suryadharma, mantan Ketua Komisi VII DPR RI, Sutan Bhatoegana, memutuskan untuk mengajukan gugatan praperadilan atas penetapannya sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Sutan terjerat kasus dugaan penerimaan gratifikasi dalam penetapan APBN Perubahan Kementerian ESDM di Komisi VII DPR RI.

Source : kompas

Sunday, March 1, 2015

Apartemen Mewah, Pilihan Investasi Orang Kaya Indonesia



Jakarta (News Today)"Pasar apartemen mewah di Indonesia cukup besar. Buktinya bermunculan proyek-proyek baru yang menyasar kalangan ultra high net worth individuals (UNHW). Ada Casa Domain, Thamrin Nine, Raffles Residences, dan Anandamaya Residences".

CEO Farpoint Group, sayap bisnis properti Gunung Sewu Group, Jusuf Halimi menjawab pertanyaan mengenai fenomena menjamurnya apartemen mewah dalam tiga tahun terakhir, kepada Kompas.com, Kamis (26/2/2015).

Menurut dia, UNHW Indonesia meminati apartemen mewah untuk mendiversifikasi kekayaannya atau dijadikan sebagai salah satu instrumen investasi selain reksadana, dan saham.

"Para pembeli Verde Apartment yang kami kembangkan termasuk kategori UNHW. Pasalnya, unit-unit Verde cukup luas mulai dari 167 meter persegi sebagai tipe terkecil, hingga 475 meter persegi atau tipe terbesar yang kami sebut penthouse," tutur Jusuf.

Dengan kisaran harga Rp 42 juta-Rp 45 juta per meter persegi yang dipatok untuk apartemen ini, maka kocek yang harus dikeluarkan sekitar Rp 7,5 miliar hingga Rp 21,4 miliar. Harga ini tidak termasuk pajak barang mewah (PPNBM) sebesar 40 persen dari harga jual.

Jadi, mudah ditebak, hanya kalangan UNHW yang mampu membeli unit-unit apartemen yang berada di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan tersebut. 

Menurut Jusuf, kalangan UNHW tidak akan segan mengeluarkan uang demikian banyak hanya untuk membeli satu atau dua unit apartemen. Asalkan, desain, material bangunan, kualitas bangunan, kualitas pengelolaan, dan lokasi, sesuai dengan ekspektasi mereka.

"Itulah mengapa penjualan apartemen mewah tidak segampang apartemen menengah bawah yang dalam waktu sekejap bisa laris terjual habis. Menjual apartemen mewah butuh waktu lama, karena pendekatannya juga berbeda. Kita menjual kepercayaan dan hubungan baik sehingga mereka mempercayakan investasinya di Verde," tandas Jusuf.

Verde sendiri untuk sampai pada angka 80 persen terjual, butuh waktu sekitar tiga hingga tiga setengah tahun. Dari total tiga menara yang ditawarkan pada Verde tahap satu, menyisakan 20 persen. Satu di antaranya unit griya tawang (penthouse). 

"Angka 80 persen sudah sangat baik bagi kelas apartemen mewah. Oleh karena itu, kami termotivasi untuk mengembangkan Verde Two sebanyak dua menara dengan total 300 unit. Ada pun harganya kami perkirakan mulai dari Rp 45 juta per meter persegi," lanjut Jusuf.

Untuk merealisasikan Verde Two dibutuhkan gross development value sekitar Rp 1,5 triliun hingga Rp 2 triliun. "Kami belum dapat memastikan nilai investasi karena Rupiah masih belum stabil. Harga baja dan besi pun naik signifikan. Namun begitu kami tidak mundur dan tetap akan membangun Verde Two," pungkas Jusuf.

Semewah Rolls Royce

Selain Verde Two yang akan mulai dipasarkan secara resmi pada kuartal kedua 2015, Jakarta juga dipenuhi penawaran apartemen mewah lainnya seperti Casa Domain dengan harga penawaran perdana Rp 42 juta-Rp 43 juta per meter persegi. Casa Domain merupakan hasil aliansi strategis Salim Group, Kerry Group, dan Lyman Group.

Berikutnya Raffless Residences yang digarap Ciputra Group di area superblok Ciputra World Jakarta. Apartemen mewah yang bakal dikelola Raffles Hotels and Residences tersebut saat ini menembus angka Rp 33 miliar di luar PPNBM untuk unit terluas 400 meter persegi.

Berikutnya Anandamaya Residences. Tak main-main, besutan Astra Land Group ini dibanderol seharga Rp 85 juta hingga Rp 87 juta per meter persegi. 

Dengan demikian, jika unit terkecilnya saja seluas 131 meter persegi atau dua kamar tidur, maka konsumen harus merogoh pundi sekitar Rp 11,1 miliar. Sedangkan unit terluas dengan tiga kamar tidur seluas 174 meter persegi dan dihargai sekitar Rp 14,75 miliar. Semua di luar perhitungan PPNBM.

Harga-harga apartemen semi furnished  tersebut nyaris serupa dengan harga mobil supermewah impor (completely built up) merek Lamborghini Aventador Lp 700-4 dan Rolls Royce Panthom.

Source : kompas

Thursday, February 26, 2015

Bocah Main Korek hingga Rumah Terbakar, Satu Bayi Tewas Terpanggang



Ambon (News Today)Kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di kawasan padat penduduk tepatnya di lorong Farmasi Kompleks Air Putri, Kelurahan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Ambon, Kamis (26/2/2016). 

Akibat kebakaran itu, seorang bayi bernama Jose, berumur 1 tahun meninggal dunia akibat terpanggang kobaran api. Saat kebakaran, Jose sedang tertidur pulas, saat itu dia hanya ditemani tiga kakaknya yang masih bocah yakni Bela (5) Carlos (3) dan Klinton (4). Sementara ibu Jose tengah bekerja dan ayahnya sedang keluar membeli sabun. 

Kebakaran terjadi karena salah seorang anak bermain korek api. Tanpa disadari kasur di kamar tidur terbakar. “Mereka berempat main di kamar lantai dua, saat itu kakak korban main korek api sehingga membakar kasur dan akhirnya terjadilah kebakaran itu,” ujar Matelda Yehubiyanan (60) nenek korban. 

Winda (25), salah satu keluarga korban yang saat itu berada di lantai bawah rumah tersebut mengaku sempat mendengar teriakan minta tolong dari kamar korban. Namun saat dia naik ke atas api telah membesar, sehingga dia tidak bisa menyelamatkan Jose. 

“Saya pikir mereka hanya bercanda namun saat saya naik ke atas ternyata api sudah membesar saya hanya bisa menarik Carlos dan Bela,” kata Winda. 

Kebakaran tersebut membuat panik warga setempat. Beruntung, korbaran api tidak menjalar ke rumah-rumah lainnya, setelah warga berusaha memadamkan api meski dengan cara seadanya. Petugas pemadam kebakaran yang tiba beberapa saat setelah insiden itu terjadi sempat mengalami kesulitan karena akses masuk ke lokasi kebakaran sangat sempit. 

Usai kejadian itu, polisi yang tiba di lokasi kebakaran langsung memasang garis polisi. Sementara jenazah bayi itu dibawa ke RS Bhayangkara Ambon untuk diotopsi.

Source : kompas

Share

Twitter Facebook